Pemkab Wajo Upayakan Salat Idul Adha Dilaksanakan di Masjid atau Lapangan
Kamis, 08 Juli 2021 - 22:43 WIB
loading...
Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran dalam sebuah pertemuan. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo tetap mengupayakan salat Idul Adha 1442 Hijriah digelar di masjid atau lapangan. Keputusan akan diambil dengan melihat kondisi perkembangan penyebaran Covid-19 ke depan.
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, dirinya masih berkeinginan melaksanakan salat Idul Adha di masjid dan lapangan sebagaimana Idul Fitri tahun ini.
Baca juga:Kantongi Sabu 0,29 Gram, ASN di Kabupaten Wajo Diringkus Polisi
"Mari kita semua berdoa, semoga tidak ada kejadian luar biasa sehingga kita bisa tetap beribadah. Khususnya salat Idul Adha di masjid ataupun lapangan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (8/7/2021).
Menurut Amran, pemerintah saat ini masih melihat dan menunggu perkembangan situasi di Kabupaten Wajo sebelum memutuskan pelaksanaan salat Idul Adha.
Olehnya itu, ia berharap seluruh masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Sebab jika kasus penularan Covid-19 tidak menunjukan penurunan, maka pelaksanaan salat Idul Adha akan dibatasi.
Baca juga:Amran Mahmud Ingatkan Pendaftar CPNS 2021 Agar Tidak Percaya Calo
"Kita akan terus memperhatikan perkembangan sampai H-1 serta terus berkoordinasi dan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi terkait pelaksanaan salat Idul Adha," tuturnya.
"Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, jika tidak ada kejadian luar biasa, kita akan laksanakan salat Idul Adha di masjid ataupun lapangan. Ini kita akan lihat perkembangannya sampai mendekati hari pelaksanaan," timpal Wakil Bupati Wajo, Amran.
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan, dirinya masih berkeinginan melaksanakan salat Idul Adha di masjid dan lapangan sebagaimana Idul Fitri tahun ini.
Baca juga:Kantongi Sabu 0,29 Gram, ASN di Kabupaten Wajo Diringkus Polisi
"Mari kita semua berdoa, semoga tidak ada kejadian luar biasa sehingga kita bisa tetap beribadah. Khususnya salat Idul Adha di masjid ataupun lapangan tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (8/7/2021).
Menurut Amran, pemerintah saat ini masih melihat dan menunggu perkembangan situasi di Kabupaten Wajo sebelum memutuskan pelaksanaan salat Idul Adha.
Olehnya itu, ia berharap seluruh masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Sebab jika kasus penularan Covid-19 tidak menunjukan penurunan, maka pelaksanaan salat Idul Adha akan dibatasi.
Baca juga:Amran Mahmud Ingatkan Pendaftar CPNS 2021 Agar Tidak Percaya Calo
"Kita akan terus memperhatikan perkembangan sampai H-1 serta terus berkoordinasi dan menunggu petunjuk dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi terkait pelaksanaan salat Idul Adha," tuturnya.
"Seperti yang disampaikan Bapak Bupati, jika tidak ada kejadian luar biasa, kita akan laksanakan salat Idul Adha di masjid ataupun lapangan. Ini kita akan lihat perkembangannya sampai mendekati hari pelaksanaan," timpal Wakil Bupati Wajo, Amran.
(luq)
Lihat Juga :