Mal Tutup Selama PPKM Darurat, Pengusaha Sebut Rugi Rp27 Miliar Perhari

Kamis, 08 Juli 2021 - 13:56 WIB
loading...
Mal Tutup Selama PPKM...
Pengusaha mal di Jawa Barat mengaku bakal mengalami kerugian antara Rp27 hingga 30 miliar per hari, menyusul kebijakan PPKM Darurat yang mengharuskan mal menurut operasional mal selama 14 hari. Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Pengusaha mal di Jawa Barat mengaku bakal mengalami kerugian antara Rp27 hingga 30 miliar per hari, menyusul kebijakan PPKM Darurat yang mengharuskan mal menurut operasional mal selama 14 hari.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jabar Satriawan Natsir mengatakan, pengusaha pusat perbelanjaan di Kota Bandung sangat terdampak akibat kebijakan PPKM Darurat. Di mana mereka dilarang beroperasi hingga 20 Juli mendatang. Sementara yang diperbolehkan berorasi hanya toko kebutuhan dan apotek.

"Di Bandung ada sekitar 22 mal dan pusat perbelanjaan, kalau di rata ratakan, kerugian yang kami tanggung bisa mencapai Rp27 hingga 30 miliar per hari," kata dia pada acara Bandung Menjawab secara daring, pada Kamis (8/7/2021).

Menurut dia, angka kerugian itu dihitung berdasarkan pendapatan kotor harian pusat perbelanjaan. Di mana pendekatan harian antara Rp1 hingga 2 miliar. Pendapatan itu didapat dari rata rata 250 tenant untuk satu mal atau pusat perbelanjaan.

Tak hanya kerugian materil, ribuan pekerja juga mayoritas menganggur, akibat lebih dari 12.000 tenant tidak beroperasi. Sementara mayoritas dari mereka adalah UMKM. Sementara beberapa pekerja mal seperti tenaga kebersihan atau keamanan juga terpaksa harus dirumahkan.

"Itu dampak secara langsung, belum lagi ada dampak tak langsung lainnya, seperti pelaku usaha atau suplayer barang atau produk ke mal. Karena tidak ada permintaan, mereka bisa jadi berhenti beroperasi," jelas Satriawan. Baca: PPKM Darurat di Bali Makin Ketat, Penyekatan Bertambah Menjadi 39 Titik.

"Yang sangat kami sayangkan, terjadi PHK masal. Mungkin ada sekitar 12.400 tenaga kerja yang di rumah kan akibat kebijakan ini," tegas dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung Eli Wasliah mengaku prihatin atas kondisi tersebut. Namun, hal itu merupakan kebijakan bersama sbegaiamaa instruksi pemerintah pusat. "Kami ikut perhatian atas kerugian yang ditanggung para pengusaha," kata dia. Baca Juga: Suhu Bandung Mulai Sangat Dingin, Ini Faktor Penyebabnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Rancang...
DPRD Kota Bandung Rancang Regulasi Baru untuk Dorong Kinerja BPR Bandung
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Kolaborasikan Musik-UMKM,...
Kolaborasikan Musik-UMKM, Konser HS Hey Slank Bandung Dipadati 25 Ribu Slankers
Konser HS Hey Slank...
Konser HS Hey Slank Sambangi Bandung, Spirit Dukung Industri Kreatif
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rekomendasi
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi MNC University Raih Runner Up 2 Putri Budaya Banten 2026
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Infografis
Peraturan Pelonggaran...
Peraturan Pelonggaran Pusat Perbelanjaan Selama PPKM Level 4
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved