Australia Bakal Bantu Indonesia 2,5 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca

Kamis, 08 Juli 2021 - 09:35 WIB
loading...
Australia Bakal Bantu...
Sebanyak 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca akan dikirim ke Indonesia. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kabar semakin mengganasnya Covid-19 di Indonesia terdengar hingga ke Australia. Negeri kanguru itu tidak tinggal diam. Sebanyak 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca akan dikirim ke Indonesia.

Hingga Rabu (7/7/2021), Indonesia melaporkan tambahan 34.379 kasus baru infeksi COVID-19, sehingga akumulasi kasus positif virus corona saat ini sebanyak 2.379.397. Pada hari yang sama, jumlah korban meninggal bertambah 1.040 jiwa dan merupakan angka kematian tertinggi sejak pandemi terjadi di negara ini.

Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne mengatakan telah berbicara dengan mitranya dari Indonesia, Retno Marsudi untuk mengonfirmasi dukungan kesehatan dengan segera.

“Australia mendukung mitra dekat dan tetangga kami Indonesia dalam menanggapi lonjakan signifikan kasus COVID-19,” kata Payne dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Bantu Hadapi Lonjakan Covid-19, Australia Kirim Ventilator dan Oksigen ke Indonesia

Canberra mengatakan paket bantuan itu termasuk USD12 juta untuk peralatan medis terkait oksigen dan lainnya, termasuk 1.000 ventilator , hingga 700 konsentrator oksigen, lebih dari 170 tabung oksigen dan pasokan medis lainnya.

Lebih dari 60 orang dilaporkan meninggal di rumah sakit di mana pasokan oksigen hampir habis akhir pekan lalu, sementara proyek data LaporCovid-19 melaporkan tidak dapat menyediakan tempat tidur untuk pasien yang sakit.

Pemerintah Australia juga akan memberikan Indonesia lebih dari 40.000 alat tes antigen cepat, bersama dengan 2,5 juta dosis vaksin AstraZeneca.

Baca Juga: Menko Airlangga: Kerja Sama Indonesia-Australia Ciptakan Kawasan Ekonomi Indo-Pasifik Terbuka

Payne mengatakan Australia memberikan dukungan untuk memperluas kapasitas tes cepat, mempertahankan layanan kesehatan yang ada, dan membantu fasilitas medis darurat saat Indonesia menanggapi jumlah kasus yang terus meningkat.

Kelompok bantuan Save the Children telah memperingatkan sebelumnya bahwa komunitas internasional agar memberikan bantuan mendesak lebih lanjut, karena krisis COVID-19 di Indonesia akan cepat lepas kendali. "Lebih banyak anak dan orang dewasa akan meninggal," kata kelompok tersebut seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (8/7/2021).

Juru bicara urusan luar negeri Partai Buruh, Penny Wong mengatakan situasinya “sangat memprihatinkan” dan Australia harus bertindak sekarang dengan tanggapan yang komprehensif terhadap kebutuhan Indonesia, termasuk penyediaan oksigen darurat.

Juru bicara urusan luar negeri Partai Hijau, Janet Rice, juga telah meminta Australia untuk bergabung dengan komunitas internasional untuk mengatasi krisis yang meningkat pesat yang terjadi tepat di depan pintu Australia.

Indonesia sejak pekan lalu memberlakukan pembatasan darurat di Jawa dan Bali karena data menunjukkan virus corona varian Delta sekarang mendorong wabah kian memburuk di negara ini.

Baca Juga: Peneliti FK UGM Sebut 17,7% Virus Covid-19 di Indonesia dari Varian Delta
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masa Berlaku Rendah,...
Masa Berlaku Rendah, 25 Ribu Vaksin COVID-19 di Bali Kadaluwarsa
Gandeng MNC Media Gelar...
Gandeng MNC Media Gelar Vaksinasi, Kodam V Brawijaya Siapkan 350 Dosis AstraZeneca
HIPMI Jawa Timur Gelar...
HIPMI Jawa Timur Gelar Vaksinasi Dosis 2 di Gresik, Sasar 10.000 Warga
Komda KIPI Investigasi...
Komda KIPI Investigasi Kasus Kematian Diduga Karena Vaksin di Manado
Pria di Bali Meninggal...
Pria di Bali Meninggal Dunia Akibat Vaksin AstraZeneca, Selengkapnya di iNews Room Selasa Pukul 18.00 WIB
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca...
3,8 Juta Vaksin AstraZeneca Tiba, Bio Farma Tunggu Arahan Menkes
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Khawatir Pernah Divaksin AstraZeneca, Begini Penjelasan Kemenkes
Waspada Gejala Ini usai...
Waspada Gejala Ini usai Divaksin AstraZeneca, Ahli Sarankan Segera ke Dokter
AstraZeneca Timbulkan...
AstraZeneca Timbulkan Pembekuan Darah, Bagaimana yang Sudah Telanjur Divaksin?
Rekomendasi
Miris, Lagu Kebangsaan...
Miris, Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Berita Terkini
BMKG Pantau Potensi...
BMKG Pantau Potensi Likuefaksi usai Gempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Sejumlah Bangunan Rusak...
Sejumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa M 6,7 Palu
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved