Petani Bali Didorong Ikut Asuransi Pertanian, Ini Alasannya
Selasa, 06 Juli 2021 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
Ali berharap makin banyak petani Bali ikut asuransi pertanian. "Karena apabila nantinya terjadi masalah kerugian, dapat memperoleh pertanggungan oleh asuransi sehingga segera dapat melanjutkan usaha dari uang pertanggungan yang diterima," ujarnya.
Sang Ketut Rencana, salah satu petani di Bangli mengatakan, untuk mendaftarkan menjadi peserta asuransi pertanian tidaklah sulit. "Cukup memberikan KTP, kemudian didaftarkan ke dinas pertanian lalu diproses," katanya.
Menurutnya, asuransi pertanian sangat membantu petani dalam mengantisipasi terjadinya gagal panen ketika musim panen tiba. "Tatkala mengalami gagal panen, biaya produksi diganti. Jadi modalnya itu kembali," imbuh kelian subak Tegalalang, Bangli, ini.
Meski demikian, dia berharap pemerintah lebih memudahkan syarat pengajuan klaim asuransi pertanian. "Selama ini, syarat klaim tingkat kerusakan tanaman 75 persen. Kalau bisa turun menjadi 50 persen, agar para petani yang terkena dampak bisa mengajukan klaim," ujarnya.
Sang Ketut Rencana, salah satu petani di Bangli mengatakan, untuk mendaftarkan menjadi peserta asuransi pertanian tidaklah sulit. "Cukup memberikan KTP, kemudian didaftarkan ke dinas pertanian lalu diproses," katanya.
Menurutnya, asuransi pertanian sangat membantu petani dalam mengantisipasi terjadinya gagal panen ketika musim panen tiba. "Tatkala mengalami gagal panen, biaya produksi diganti. Jadi modalnya itu kembali," imbuh kelian subak Tegalalang, Bangli, ini.
Meski demikian, dia berharap pemerintah lebih memudahkan syarat pengajuan klaim asuransi pertanian. "Selama ini, syarat klaim tingkat kerusakan tanaman 75 persen. Kalau bisa turun menjadi 50 persen, agar para petani yang terkena dampak bisa mengajukan klaim," ujarnya.
(msd)
Lihat Juga :