Disiplin Masyarakat Kunci Putus Mata Rantai Penyebaran COVID-19
Senin, 05 Juli 2021 - 23:45 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berharap, warga disiplin mengikuti peraturan pemerintah sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 baik untuk internal maupun eksternal,” ujarnya. (Baca juga; Tambah 562 Kasus COVID-19 Dalam Sehari, Bima Arya: Kota Bogor Darurat )
Narasumber diskusi daring, Dr Alex Rudolf Pattinasarany yang merupakan medical advisor PT Mitsubishi Tanabe Pharma Indonesia, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun, dan membatasi mobilisasi dan interaksi (5M). “Kebiasaan 5M harus membudaya agar kita mampu memenangkan peperangan melawan Covid-19,” kata Dr Alex.
Dr Alex menambahkan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam penanggulangan COVID-19 merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri melakukan upaya pencegahan dan pengendalian agar tidak tertular COVID-19, dan berperan aktif melakukan upaya promosi kesehatan, mewujudkan masyarakat di lingkungannya bebas COVID-19.
“Penerapan PHBS merupakan kunci keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian agar individu, keluarga dan masyarakat tidak tertular COVID-19 serta kualitas hidupnya dapat tercapai,” terangnya.
Menurut Dr Alex, kelompok yang paling banyak menyebarkan virus COVID-19 berada pada rentang usia 20-40 tahun. Dr Alex bilang, orang-orang dengan resiko tinggi juga rentan terpapar COVID-19. Pertama, berpenyakit penyerta (komorbid), seperti hipertensi; diabetes; jantung; asma; dan gagal ginjal.
Narasumber diskusi daring, Dr Alex Rudolf Pattinasarany yang merupakan medical advisor PT Mitsubishi Tanabe Pharma Indonesia, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19, yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan pakai sabun, dan membatasi mobilisasi dan interaksi (5M). “Kebiasaan 5M harus membudaya agar kita mampu memenangkan peperangan melawan Covid-19,” kata Dr Alex.
Dr Alex menambahkan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam penanggulangan COVID-19 merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri melakukan upaya pencegahan dan pengendalian agar tidak tertular COVID-19, dan berperan aktif melakukan upaya promosi kesehatan, mewujudkan masyarakat di lingkungannya bebas COVID-19.
“Penerapan PHBS merupakan kunci keberhasilan upaya pencegahan dan pengendalian agar individu, keluarga dan masyarakat tidak tertular COVID-19 serta kualitas hidupnya dapat tercapai,” terangnya.
Menurut Dr Alex, kelompok yang paling banyak menyebarkan virus COVID-19 berada pada rentang usia 20-40 tahun. Dr Alex bilang, orang-orang dengan resiko tinggi juga rentan terpapar COVID-19. Pertama, berpenyakit penyerta (komorbid), seperti hipertensi; diabetes; jantung; asma; dan gagal ginjal.
Lihat Juga :