Ramai Aktivitas Warga Bandung di Tengah PPKM Darurat, Polisi Blokade Jalan Lebih Awal

Senin, 05 Juli 2021 - 12:43 WIB
loading...
Ramai Aktivitas Warga...
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya
A A A
BANDUNG - Aparat kepolisian mengambil kebijakan lebih tegas untuk menekan mobilitas masyarakat Kota Bandung di tengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kebijakan tersebut diambil menyusul masih ramainya aktivitas warga di tengah penerapan PPKM Darurat. Kebijakan tegas dilakukan dengan cara memblokade ruas-ruas jalan di Kota Bandung lebih awal dari waktu yang ditetapkan sebelumnya.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengakui, PPKM Darurat yang mulai diberlakukan Sabtu (3/7/2021) lalu belum sepenuhnya ditaati masyarakat. Bahkan, kata Ulung, sejak PPKM Darurat diberlakukan, mobilitas masyarakat justru cenderung meningkat.

Baca juga: Masih Ada Waktu, Ini Slot Penerimaan Ribuan CPNS dan PPPK Kota Bandung

Oleh karenanya, pihaknya mengambil kebijakan lebih tegas dengan menutup ruas-ruas jalan di Kota Bandung lebih awal. Sebelumnya, penutupan jalan dilakukan mulai pukul 14.00 WIB, namun kini dimajukan waktunya menjadi pukul 11.00 WIB.

"Ini semakin tinggi mobilitasnya, makanya kita tutup lebih awal," tegas Ulung yang turun langsung melakukan blokade di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Senin (5/7/2021).

Tidak hanya memblokade jalan lebih awal, lanjut Ulung, pihaknya pun bahkan memperluas cakupan area penutupan jalan di Kota Bandung, seperti penutupan jalan yang kini meluas hingga kawasan Andir dan Pasir Kaliki.

"Kita perluas penutupan dan perluasan ini bersifat permanen dan kondisional. Kita lihat, misalkan mobilitas masih tinggi, kita akan tutup. Namun, kalau mobilitas menurun, kita nanti akan melihat kelanjutannya," jelasnya.

"Namun nanti kita siagakan anggota yang berjaga di setiap titik yang ditutup untuk membantu masyarakat dan ambulans untuk evakuasi," lanjutnya.

Baca juga: Mesin ATM Bank BUMN di Tasikmalaya Dirusak Orang Misterius

Ulung kembali mengimbau masyarakat untuk menaati seluruh aturan PPKM Darurat. Bahkan, Ulung mengimbau masyarakat untuk berdiam diri di rumah mengingat kasus COVID-19 di Kota Bandung terus meningkat.

"Ibaratnya, kalau dulu dari 10 orang itu bisa menyebarkan 3 orang, saat ini bisa delapan orang. Untuk data hari ini saja sampai 400 kasus. Kita imbau agar masyarakat taat berdiam diri di rumah di masa PPKM darurat ini," imbaunya seraya menyatakan, pihaknya bakal menindak tegas setiap pelanggar PPKM Darurat.

Ulung menambahkan, selain penutupan jalan, pihaknya pun menyiagakan pos penyekatan di pintu-pintu masuk Kota Bandung, khususnya kawasan gerbang tol. Petugas, kata Ulung, akan menghalau kendaraan yang berasal dari luar Kota Bandung menyusul pningkatan mobilitas kendaraan dari luar Kota Bandung.

"Nanti ada yang berjaga anggota, yang boleh masuk hanya yang berplat D, selebihnya kita putarbalikan, kecuali mereka yang ingin melakukan pengobatan dan ada keperluan yang sesuai aturan PPKM Darurat," tandasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
Ribuan Bobotoh Kumpul...
Ribuan Bobotoh Kumpul di Kawasan Gedung Merdeka, Teriakan Juara Bergema
Pansus 12 DPRD Kota...
Pansus 12 DPRD Kota Bandung Rampungkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Segera Masuki Tahap Harmonisasi
DPRD Kota Bandung Targetkan...
DPRD Kota Bandung Targetkan Raperda Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko Segera Rampung
Bandung Kembali Mencekam,...
Bandung Kembali Mencekam, Kelompok Berpakaian Hitam Mengamuk di DPRD Jabar
Imbas Demo Ricuh di...
Imbas Demo Ricuh di Bandung, 5 Bangunan Ludes Dibakar
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
SPMB Kota Bandung 2026...
SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Simak Kuota, Syarat, dan Jadwal
Pawai Akbar Persib Juara...
Pawai Akbar Persib Juara Meriah, KDM Kibarkan Bendera Maung Bandung
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Mobil Tiba-tiba Terbakar...
Mobil Tiba-tiba Terbakar di Tengah Jalan, Lakukan Hal Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved