Tangis Pecah di Karanganyar, Pengantin Menikah di Samping Ambulan Jenazah COVID-19
Senin, 05 Juli 2021 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Senang Bisa Pulang Kampung, Jenderal Polisi Bintang 2 Ini Langsung Nyatakan Perang Lawan Narkoba
Berdasarkan keterangan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto, kejadian tersebut berlangsung Sabtu (3/7/2021) sore. "Mempelai menjalani ijab kabul jelang prosesi pemakaman ayah dari pengantin wanita, ayah mempelai wanita meninggal dalam kondisi suspek COVID-19 ," terangnya.
Dia menambahkan, jenazah dibawa dari rumah sakit di Kabupaten Wonogiri, langsung menuju pemakaman dengan protokol COVID-19 . Usai prosesi ijab, jenazah dimakamkan. Selain itu, Satgas COVID-19 juga melakukan tracing terhadap keluarga dari almarhum, termasuk terhadap mempelai. Pengantin baru tersebut, juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri.
Baca juga: Rembang Gempar, COVID-19 Menggila Warga Ramai-ramai Antre Beli Obat
Sementara itu Ketua Relawan Jatiyoso, Edi Widodo yang turut menjadi petugas pemakaman, menjelaskan, bahwa ijab kabul maju tiga hari dari jadwal yang ditentukan. "Awalnya mereka akan melangsungkan pernikahan pada Selasa (6/7/2021) besok. Namun karena ayah mempelai wanita meninggal , ijab dimajukan sesuai keinginan keluarga. Petugas juga telah mensterilkan lokasi ijab kabul, dan membatasi orang yang hadir," tegasnya.
Berdasarkan keterangan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto, kejadian tersebut berlangsung Sabtu (3/7/2021) sore. "Mempelai menjalani ijab kabul jelang prosesi pemakaman ayah dari pengantin wanita, ayah mempelai wanita meninggal dalam kondisi suspek COVID-19 ," terangnya.
Dia menambahkan, jenazah dibawa dari rumah sakit di Kabupaten Wonogiri, langsung menuju pemakaman dengan protokol COVID-19 . Usai prosesi ijab, jenazah dimakamkan. Selain itu, Satgas COVID-19 juga melakukan tracing terhadap keluarga dari almarhum, termasuk terhadap mempelai. Pengantin baru tersebut, juga diminta untuk melakukan isolasi mandiri.
Baca juga: Rembang Gempar, COVID-19 Menggila Warga Ramai-ramai Antre Beli Obat
Sementara itu Ketua Relawan Jatiyoso, Edi Widodo yang turut menjadi petugas pemakaman, menjelaskan, bahwa ijab kabul maju tiga hari dari jadwal yang ditentukan. "Awalnya mereka akan melangsungkan pernikahan pada Selasa (6/7/2021) besok. Namun karena ayah mempelai wanita meninggal , ijab dimajukan sesuai keinginan keluarga. Petugas juga telah mensterilkan lokasi ijab kabul, dan membatasi orang yang hadir," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :