Tangis Keluarga Menitik Saat Menjemput 5 Nelayan yang Terhempas hingga Malaysia
Minggu, 04 Juli 2021 - 00:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Artis Dangdut Seksi Positif COVID-19 Tolak Isolasi, Ngamuk Maki-maki Anggota TNI AD di Jalan
Para nelayan ini disambut penuh haru oleh anggota keluarganya di Lantamal 1 Belawan. Para orang tua dari nelayan-nelayan muda tersebut, tak kuasa menahan air mata karena mengira anak mereka tidak selamat.
Menurut nahkoda kapal, Dedy, kapal kapal ikannya bertolak dari Belawan, pada Jumat (25/6/2021). "Setiba di Selat Malaka, kapal nelayan dihantam angin puting beliung pada Jumat (2/7/2021) pukul 02.00 dini hari, sehingga terbalik dan tenggelam. Memakai alat seadanya, akhirnya kami selamat dan terdampar di Pulau Jarak Malaysia," terangnya.
Baca juga: Brebes Gempar, 4 Pegawai Toko Emas Butuh Waktu 2 Jam Hitung Uang Hasil Mengemis untuk Beli Emas
Danlantamal 1 Belawan, Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono mengatakan, setelah mendapatkan informasi keberadaan lima nelayan tersebut, Pemerintah Indonesia melakukan koordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk melakukan pemulangan. "Selanjutnya, kelima nelayan diperbolehkan pulang bersama keluarga, setelah melakukan swab antigen dan mengikuti protokol kesehatan," tuturnya.
Para nelayan ini disambut penuh haru oleh anggota keluarganya di Lantamal 1 Belawan. Para orang tua dari nelayan-nelayan muda tersebut, tak kuasa menahan air mata karena mengira anak mereka tidak selamat.
Menurut nahkoda kapal, Dedy, kapal kapal ikannya bertolak dari Belawan, pada Jumat (25/6/2021). "Setiba di Selat Malaka, kapal nelayan dihantam angin puting beliung pada Jumat (2/7/2021) pukul 02.00 dini hari, sehingga terbalik dan tenggelam. Memakai alat seadanya, akhirnya kami selamat dan terdampar di Pulau Jarak Malaysia," terangnya.
Baca juga: Brebes Gempar, 4 Pegawai Toko Emas Butuh Waktu 2 Jam Hitung Uang Hasil Mengemis untuk Beli Emas
Danlantamal 1 Belawan, Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono mengatakan, setelah mendapatkan informasi keberadaan lima nelayan tersebut, Pemerintah Indonesia melakukan koordinasi dengan Pemerintah Malaysia untuk melakukan pemulangan. "Selanjutnya, kelima nelayan diperbolehkan pulang bersama keluarga, setelah melakukan swab antigen dan mengikuti protokol kesehatan," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :