Baruga Kompleks Makam Datuk Pattimang Jadi Lokasi Pemaparan Visi Misi Cakades
Sabtu, 03 Juli 2021 - 23:10 WIB
loading...
Pemaparan visi misi cakades Pattimang di Baruga Kompleks Makam Datuk Pattimang. Foto: Humas Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Pemilihan kepala desa (pilkades) Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara kini memasuki tahap pemaparan visi dan misi. Panitia pilkades memilih tempat tak biasa untuk menggelar pemaparan.
Jika empat desa lain di Kecamatan Malangke sebelumnya menggelar penyampaian visi misi di kantor desa, PPKD Desa Pattimang memilih Baruga Kompleks Makam Datuk Pattimang. Secara historis, lokasi itu dikenal sebagai tempat religius, penuh nilai budaya dan sejarah.
Baca juga:Sekda Luwu Utara Harap Kota Palopo Makin Maju di Usai 19 Tahun
Acara penyampaian visi misi tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Warga dan tamu yang hadir diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Penyampaian visi misi cakades sendiri berlangsung menarik. Tiga calon yang maju, masing-masing Sumarni (nomor urut 1), Hadirman (2), dan Andi Saat (3), tampil dengan sangat meyakinkan di hadapan para warga desa yang hadir terbatas.
Masing-masing cakades memaparkan visi misinya selama 5 lima menit dan menjawab pertanyaan yang diajukan panitia selama dua menit saja.
Plt Camat Malangke, Akram Risa tampil memberikan sambutan dan arahan, sekaligus memberikan suntikan motivasi dan nasehat agar proses pilkades di Desa Pattimang dapat berjalaan baik, aman dan tertib. Camat Akram mengatakan, ada alasan di balik pemilihan lokasi Baruga Makam Datuk Pattimang.
Baca juga:Pembangunan Huntap Luwu Utara Akan Gunakan Teknologi Risha
“Mari kita bersyukur karena Baruga Makam Datuk Pattimang yang kita tempati ini adalah tempat yang sangat kita agungkan dan sangat kita hargai,” kata Akram, Sabtu (3/7).
Menurutnya, Pattimang adalah sebuah desa religi di Kecamatan Malangke yang sangat menjaga nilai-nilai kearifan lokal.“Pattimang ini adalah salah satu desa yang religius di Luwu Utara berdasarkan histori atau sejarahnya,” terangnya.
Untuk itu, dia berharap seluruh proses tahapan pilkades di Desa Pattimang dapat berlangsung dengan baik. “Hari ini tiga calon kepala desa akan menyampaikan visi dan misinya. Silakan sampaikan ke pendukung masing-masing apa yang menjadi visi misi kita. Semua punya hak untuk menyampaikan itu, tapi satu yang tidak boleh adalah jangan sampaikan atau jangan ceritakan kejelekan calon yang lain. Mari kita jaga ini, karena berdosa kita kalau menceritakan kejelekan orang lain,” ucap Akram mengingatkan.
Baca juga:Kabupaten Luwu Utara Kini Punya Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik
Ia menambahkan, dalam pesta demokrasi seperti pilkades, berbeda itu adalah keniscayaan, dan sebuah kepastian. “Dalam sebuah kontestasi seperti Pilkades, kita tentu belajar untuk berbeda, karena dalam agama saja selalu ada perbedaan. Nah, silakan berbeda, tapi jangan karena perbedaan, hubungan silaturahmi putus,” jelas Akram.
Menurutnya, orang yang selalu menjaga hubungan baik dengan sesama, akan diperpanjang umurnya dan dimudahkan rezekinya.“Inilah kehidupan, penuh dinamika dan perbedaan. Untuk itu, tonjolkan hubungan yang baik, karena saya tahu persis di Pattimang ini hubungan kekeluargaan sangat ditonjolkan,” pungkasnya.
Jika empat desa lain di Kecamatan Malangke sebelumnya menggelar penyampaian visi misi di kantor desa, PPKD Desa Pattimang memilih Baruga Kompleks Makam Datuk Pattimang. Secara historis, lokasi itu dikenal sebagai tempat religius, penuh nilai budaya dan sejarah.
Baca juga:Sekda Luwu Utara Harap Kota Palopo Makin Maju di Usai 19 Tahun
Acara penyampaian visi misi tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. Warga dan tamu yang hadir diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
Penyampaian visi misi cakades sendiri berlangsung menarik. Tiga calon yang maju, masing-masing Sumarni (nomor urut 1), Hadirman (2), dan Andi Saat (3), tampil dengan sangat meyakinkan di hadapan para warga desa yang hadir terbatas.
Masing-masing cakades memaparkan visi misinya selama 5 lima menit dan menjawab pertanyaan yang diajukan panitia selama dua menit saja.
Plt Camat Malangke, Akram Risa tampil memberikan sambutan dan arahan, sekaligus memberikan suntikan motivasi dan nasehat agar proses pilkades di Desa Pattimang dapat berjalaan baik, aman dan tertib. Camat Akram mengatakan, ada alasan di balik pemilihan lokasi Baruga Makam Datuk Pattimang.
Baca juga:Pembangunan Huntap Luwu Utara Akan Gunakan Teknologi Risha
“Mari kita bersyukur karena Baruga Makam Datuk Pattimang yang kita tempati ini adalah tempat yang sangat kita agungkan dan sangat kita hargai,” kata Akram, Sabtu (3/7).
Menurutnya, Pattimang adalah sebuah desa religi di Kecamatan Malangke yang sangat menjaga nilai-nilai kearifan lokal.“Pattimang ini adalah salah satu desa yang religius di Luwu Utara berdasarkan histori atau sejarahnya,” terangnya.
Untuk itu, dia berharap seluruh proses tahapan pilkades di Desa Pattimang dapat berlangsung dengan baik. “Hari ini tiga calon kepala desa akan menyampaikan visi dan misinya. Silakan sampaikan ke pendukung masing-masing apa yang menjadi visi misi kita. Semua punya hak untuk menyampaikan itu, tapi satu yang tidak boleh adalah jangan sampaikan atau jangan ceritakan kejelekan calon yang lain. Mari kita jaga ini, karena berdosa kita kalau menceritakan kejelekan orang lain,” ucap Akram mengingatkan.
Baca juga:Kabupaten Luwu Utara Kini Punya Perda Pengelolaan Air Limbah Domestik
Ia menambahkan, dalam pesta demokrasi seperti pilkades, berbeda itu adalah keniscayaan, dan sebuah kepastian. “Dalam sebuah kontestasi seperti Pilkades, kita tentu belajar untuk berbeda, karena dalam agama saja selalu ada perbedaan. Nah, silakan berbeda, tapi jangan karena perbedaan, hubungan silaturahmi putus,” jelas Akram.
Menurutnya, orang yang selalu menjaga hubungan baik dengan sesama, akan diperpanjang umurnya dan dimudahkan rezekinya.“Inilah kehidupan, penuh dinamika dan perbedaan. Untuk itu, tonjolkan hubungan yang baik, karena saya tahu persis di Pattimang ini hubungan kekeluargaan sangat ditonjolkan,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :