Jadi Syarat Utama, Marak Jasa Online Pembuatan Sertifikat Vaksinasi
Sabtu, 03 Juli 2021 - 11:46 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan Abas, Putri Anggraeni (25) memilih memprinting sertifikat vaksin Covid-19 di tempat poto copy dekat rumahnya. Menurut warga Bekasi Barat, Kota Bekasi ini, dia tidak percaya kalau cetak secara online.”Takutnya data kita ke mana–mana, nanti banyak disalahgunakan, mendingan di poto copy kita tungguin dan aman,” ungkapnya.
Saat ini, fenomena seseorang telah mendapatkan vaksin Covid-19, lalu mendapatkan kartu vaksinasi di media sosial sekarang menjadi tren diantara para warganet yang telah divaksin.
Namun, memamerkan di media sosial ternyata bisa memancing bahaya. Sebab,mengunggah sertifikat vaksin sangat berbahaya karena bisa membuat data pribadi bocor.
Data pribadi yang dimaksud terdapat pada sertifikat vaksin yakni nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK) dan tanggal lahir. Selain itu yang membuat kartu vaksin sangat tidak dianjurkan untuk diupload ke media sosial adalah isi dari sertifikat tersebut merupakan QR Code yang bisa discan dan menampilkan informasi yang ada didalamnya secara mudah.
Saat ini, fenomena seseorang telah mendapatkan vaksin Covid-19, lalu mendapatkan kartu vaksinasi di media sosial sekarang menjadi tren diantara para warganet yang telah divaksin.
Namun, memamerkan di media sosial ternyata bisa memancing bahaya. Sebab,mengunggah sertifikat vaksin sangat berbahaya karena bisa membuat data pribadi bocor.
Data pribadi yang dimaksud terdapat pada sertifikat vaksin yakni nama lengkap, nomor induk kependudukan (NIK) dan tanggal lahir. Selain itu yang membuat kartu vaksin sangat tidak dianjurkan untuk diupload ke media sosial adalah isi dari sertifikat tersebut merupakan QR Code yang bisa discan dan menampilkan informasi yang ada didalamnya secara mudah.
(hab)
Lihat Juga :