Petani di Mamuju Kewalahan Permintan Jeruk Meningkat karena Dijadikan Penangkal Corona

Jum'at, 02 Juli 2021 - 10:53 WIB
loading...
Petani di Mamuju Kewalahan...
Tingginya permintaan jeruk membuat para petani jeruk di Mamuju Tengah, Sulbar kewalahan melayani konsumen di tengah pandemi COVID-19. Dimana permintaan buah jeruk akhir-akhir ini sangat meningkat. Foto iNews TV/M Aksan M
A A A
MAMUJU - Tingginya permintaan jeruk membuat para petani jeruk di Mamuju Tengah, Sulbar kewalahan melayani konsumen di tengah pandemi COVID-19 . Dimana permintaan buah jeruk akhir-akhir ini sangat meningkat.
Petani di Mamuju Kewalahan Permintan Jeruk Meningkat karena Dijadikan Penangkal Corona

Bayu petani jeruk di Mamuju mengaku di tengah pandemi seperti sekarang petani jeruk dapat sedikit tersenyum lantaran hampir semua jeruk yang dipetik laku di pasaran.

Baca : Angin Kencang, Pohon di Kebun Artis Mayangsari Tumbang hingga Timpa Rumah Warga

“Harganya sangat tinggi dimana sebelum COVID-19 hanya kisaran 2.500 perkilo kini di tengah pandemi virus COVID-19 mencapai 6.000 perkilonya sehingga petani dapat sedikit bersukur karena hasil kebun jeruk miliknynya dapat diharapkan untuk menunjang perekonomian di tengah pandemi COVID-19,” kata Bayu.

Untuk itu, dia berharap agar kiranya para petani dapat terus kreatif melihat potensi pasar yang sangat besar sehingga perekonomian dapat berjalan dengan baik.

Baca juga : Wali Kota Surabaya Geram, Sebut Tak Ada Niat Pemerintah Menyusahkan Warga

“Kebutuhan jeruk di wilayah Mamuju tengah cukup untuk pasar lokal, sedangkan sisanya dikirim ke beberapa wilayah yang berada di daerah Sulawesi Selatan seperti Toraja, Makassar, Enrekang dan yang lainnya,” timpalnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Polinema Bantu Petani-UMKM...
Polinema Bantu Petani-UMKM Melon Blitar Go Digital dan Hemat Energi
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Apkarindo Sumsel dan...
Apkarindo Sumsel dan JICA Uji Coba Teknologi Pengendalian Gugur Daun Karet Skala 150 Hektare
Tritura Petani Tembakau...
Tritura Petani Tembakau Madura: Negara Harus Mendapatkan Manfaat
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Rekomendasi
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved