Mengenaskan, Jembatan Hanyut Warga Probolinggo Seberangi Sungai Pakai Rakit Batang Pisang
Kamis, 01 Juli 2021 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
"Saya merasa kasihan, akhirnya kita berinisiatif membuat getek (rakit) untuk mempermudah aktivitas mereka. Bila nantinya ada bantuan dari pemerintah saya pasrahkan bagaimana baiknya," lanjutnya.
Jembatan yang hanyut ini, lanjut Sipon, merupakan jembatan darurat yang dibangunkan pelaksana proyek jembatan Kedung Asem. Jembatan darurat dibuat dengan harapan membantu aktivitas warga selama jembatan utama Kedung Asem dalam perbaikan. Namun sayang jembatan darurat ini hanyut terseret banjir.
Warga yang beraktivitas dengan memanfaatkan rakit dari pohon pisang ini, tambah Sipon , merasa terbantu dan biasanya warga yang memanfaatkan jasa ini membayar seiklasnya sebagai ganti uang lelah.
"Tidak menarget, seikhlasnya kok, uang tersebut juga buat tambahan melengkapi peralatan rakit dari pohon pisang ini. Bila anak anak sekolah yang menyebrang terkadang tidak membayar," lanjutnya.
Sementara itu, pedagang kerupuk di pasar Dungmiri, Napik (50) menjelaskan, rakit sangat membantunya. "Pelanggan saya kembali membeli kerupuk di pasar ini . Sebelumnya sejak jembatan darurat ini hanyut pembeli kerupuk sepi karena beralih ke pasar lainnya," katanya.
Jembatan yang hanyut ini, lanjut Sipon, merupakan jembatan darurat yang dibangunkan pelaksana proyek jembatan Kedung Asem. Jembatan darurat dibuat dengan harapan membantu aktivitas warga selama jembatan utama Kedung Asem dalam perbaikan. Namun sayang jembatan darurat ini hanyut terseret banjir.
Warga yang beraktivitas dengan memanfaatkan rakit dari pohon pisang ini, tambah Sipon , merasa terbantu dan biasanya warga yang memanfaatkan jasa ini membayar seiklasnya sebagai ganti uang lelah.
"Tidak menarget, seikhlasnya kok, uang tersebut juga buat tambahan melengkapi peralatan rakit dari pohon pisang ini. Bila anak anak sekolah yang menyebrang terkadang tidak membayar," lanjutnya.
Sementara itu, pedagang kerupuk di pasar Dungmiri, Napik (50) menjelaskan, rakit sangat membantunya. "Pelanggan saya kembali membeli kerupuk di pasar ini . Sebelumnya sejak jembatan darurat ini hanyut pembeli kerupuk sepi karena beralih ke pasar lainnya," katanya.
(shf)
Lihat Juga :