Lapas Bulak Kapal Dirazia, Sejumlah Barang Terlarang Ditemukan

Kamis, 01 Juli 2021 - 12:56 WIB
loading...
Lapas Bulak Kapal Dirazia,...
Petugas gabungan menggelar razia kamar narapidana di Lapas Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 30 Juni 2021 malam.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Petugas gabungan menggelar razia kamar narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal , Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 30 Juni 2021 malam. Dalam razia itu, petugas menemukan beberapa senjata tajam dan alat komunikasi yang diduga milik tahanan.

Petugas gabungan menemukan sejumlah senjata tajam (Sajam) buatan berupa kater dengan gagang korek api gas, paku bergagang korek api, isi kater. Benda tumpul meliputi lempengen logam besi, pipa besi hingga alat komunikasi berupa ponsel yang ditemukan petugas ditempat narapidana tersebut.

”Kami temukan benda tumpul seperti besi, logam yang bisa digunakan warga binaan yang bisa dijadikan alat kekerasaan sesama narapidana maupun ke petugas,” ungkap Kepala Lapas Kelas II A Kota Bekasi, Hensah, Kamis (1/7/2021).

Selain itu, kata dia, petugas juga menemukan beberapa alat komunikasi yang kondisinya sudah rusak. Baca: Pria Ini Kepergok Warga Diduga Hendak Curi Alat Elektronik di Perlintasan Kereta Api Jatinegara

Nantinya, seluruh temuan barang di kamar narapidana diselidiki dengan cara memanggil si pemiliknya. Bila terbukti menyalahi aturan, maka sanksi tegas akan diberikan kepada mereka dan pihaknya tidak akan menolerir kejadian seperti ini lagi.”Tentu akan kami sanksi berat, dan kejadian ini sudah berulang,” ujarnya.

Kepala Keamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas IIA Bekasi, Tommy Ardy Nugroho mengatakan, barang berbahaya dan terlarang itu masuk kedalam di selundupkan dengan cara modus titip makanan melalui barang dan buah.”Ini yang sedang kita telusuri kenapa bisa masuk, kita akan melakukan evaluasi terkait temuan barang terlarang ini,” katanya.

Menurut dia, barang terlarang itu ditemukan dari sejumlah 14 kamar yang diperiksa ditemukan barang bukti ada beberapa alat komunikasi, sendok yang terbuat dari logam, gunting, cuter, alat pemotong kuku yang terselip pisau kecil, dan power bank, yang tentu tidak diperkenankan.”Kami periksa dan menindaklanjuti proses sesuai ketentuan,” ujarnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Penindakan Korupsi Lebih...
Penindakan Korupsi Lebih Mahal dari Pencegahan, Ketua KPK: Negara Tanggung Biaya Narapidana
Jadwal, Jalur, dan Syarat...
Jadwal, Jalur, dan Syarat SPMB Kota Bekasi 2026 Jenjang SD dan SMP
Rekomendasi
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved