Transmisi Lokal, 13 Warga Kediri Positif COVID-19
Selasa, 26 Mei 2020 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Seluruh pasien baru tersebut merupakan warga Kelurahan Tempurejo, Kelurahan Bawang, dan Kelurahan Pojok. Mas Abu begitu biasa disapa mengatakan, transmisi lokal atau penularan COVID-19 telah terjadi di Kota Kediri.
Bagi Mas Abu, penambahan angka kasus baru COVID-19 tersebut relatif besar. Karenanya, selain tracking, petugas medis akan menjemput seluruh pasien dan menempatnya di Rumah Sakit Kilisuci atau Gambiran lama yang merupakan rumah sakit khusus COVID-19 di Kota Kediri. "Ini penambahan paling besar dan mudah-mudahan tidak ada lagi," papar Mas Abu.
Mas Abu juga mengimbau warga Kota Kediri untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Warga juga diminta tetap mengenakan masker setiap keluar rumah sekaligus menjaga pola hidup sehat. "Kalau tidak perlu tidak usah keluar rumah," imbau Mas Abu.
Fauzan Adhima, juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kediri menambahkan, sebagian dari 13 pasien tersebut sudah dipindahkan ke RS Kilisuci. Pemindahan harus dilakukan karena tempat tinggal pasien tidak representatif untuk menjalani isolasi mandiri. "Sudah sebagian ada di sana," ujar Fauzan Adhima.
RS Kilisuci yang berubah menjadi rumah sakit khusus COVID-19 tersebut mulai menerima pasien pada 22 Mei lalu. Pasien pertama merupakan pindahan dari Puskesmas Ngletih, Kecamatan Pesantren. Saat ini di RS Kilisuci telah merawat sebanyak 18 pasien yang semuanya berstatus OTG.
Bagi Mas Abu, penambahan angka kasus baru COVID-19 tersebut relatif besar. Karenanya, selain tracking, petugas medis akan menjemput seluruh pasien dan menempatnya di Rumah Sakit Kilisuci atau Gambiran lama yang merupakan rumah sakit khusus COVID-19 di Kota Kediri. "Ini penambahan paling besar dan mudah-mudahan tidak ada lagi," papar Mas Abu.
Mas Abu juga mengimbau warga Kota Kediri untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Warga juga diminta tetap mengenakan masker setiap keluar rumah sekaligus menjaga pola hidup sehat. "Kalau tidak perlu tidak usah keluar rumah," imbau Mas Abu.
Fauzan Adhima, juru bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kediri menambahkan, sebagian dari 13 pasien tersebut sudah dipindahkan ke RS Kilisuci. Pemindahan harus dilakukan karena tempat tinggal pasien tidak representatif untuk menjalani isolasi mandiri. "Sudah sebagian ada di sana," ujar Fauzan Adhima.
RS Kilisuci yang berubah menjadi rumah sakit khusus COVID-19 tersebut mulai menerima pasien pada 22 Mei lalu. Pasien pertama merupakan pindahan dari Puskesmas Ngletih, Kecamatan Pesantren. Saat ini di RS Kilisuci telah merawat sebanyak 18 pasien yang semuanya berstatus OTG.
(nbs)
Lihat Juga :