IGD RSUD Kabupaten Bekasi Penuh Pasien COVID-19, Terpaksa Bangun Tenda Darurat
Selasa, 29 Juni 2021 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja mengatakan, tingkat keterisian rumah sakit sudah di atas 90%. Menurut dia, peningkatan itu mulai terjadi pada 7 Juni 2021. Padahal sebelumnya, pada 1 Juni 2021 tingkat keterisian masih di bawah 20%.”Jadi sudah jauh hari kita bangun tenda darurat di RSUD,” katanya.
Menurut dia, di dalam tenda darurat itu akan ditambah tempat tidur, walaupun sebelumnya sudah dilakukan penambahan tempat tidur sebanyak 155 bed. Untuk penambahan tempat tidur di setiap rumah sakit, tergantung kesanggupan atau fasilitas masing-masing minimal 30%. ”Kita koordinasikan penambahan tempat tidur disemua rumah sakit,” tuturnya.
Selain itu, Eka juga meminta RSUD membuka tempat isolasi. Tujuannya agar pasien COVID-19 yang mengalami gejala ringan, dipindahkan ke tempat-tempat isolasi. Sementara, untuk pasien COVID-19 yang gejala berat masuk ke rumah sakit.
Selain itu, kata dia, bisa juga membuat rumah sakit lapangan. ”Sedang kita bahas dengan Porkofimda,” tegasnya. (Baca juga; Pasien Covid-19 Melonjak, Kemensos Dirikan Tenda Tambahan di RSUD Bekasi )
Menurut dia, di dalam tenda darurat itu akan ditambah tempat tidur, walaupun sebelumnya sudah dilakukan penambahan tempat tidur sebanyak 155 bed. Untuk penambahan tempat tidur di setiap rumah sakit, tergantung kesanggupan atau fasilitas masing-masing minimal 30%. ”Kita koordinasikan penambahan tempat tidur disemua rumah sakit,” tuturnya.
Selain itu, Eka juga meminta RSUD membuka tempat isolasi. Tujuannya agar pasien COVID-19 yang mengalami gejala ringan, dipindahkan ke tempat-tempat isolasi. Sementara, untuk pasien COVID-19 yang gejala berat masuk ke rumah sakit.
Selain itu, kata dia, bisa juga membuat rumah sakit lapangan. ”Sedang kita bahas dengan Porkofimda,” tegasnya. (Baca juga; Pasien Covid-19 Melonjak, Kemensos Dirikan Tenda Tambahan di RSUD Bekasi )
(wib)
Lihat Juga :