60 Warga Terpapar Covid-19, 2 Perumahan di Depok Di-lockdown
Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:52 WIB
loading...
A
A
A
“Pada wilayah-wilayah perumahan di mana kasusnya tinggi jika ada interaksi sosial yang cukup tinggi maka akan terjadi penularan antara tetangga. Maka sedangkan melakukan investigasi di beberapa perumahan dan tim tracing memang sudah mulai bergerak saat ini,” ucapnya.
Tim sedang melakukan investigasi di Perumahan Taman Cipayung, Bella Casa dan perumahan lainnya. Sampai saat ini pihaknya sedang menanti hasilnya. Baca juga: Didominasi Klaster Perumahan, Covid-19 di Jakarta Timur Sehari Mencapai 300 Kasus
“Saat ini kita investigasi seluruh perumahan yang sudah masuk, kemarin misalnya Taman Cipayung, Bella Casa, dan yang lainnya. Kami masih mengumpulkan data dari seluruh wilayah tim kita sudah bergerak. Belum ada hasilnya,” ungkapnya.
Dadang menyebut bahwa saat ini yang tertinggi terjadi di Depok adalah klaster keluarga dan perkantoran serta perjalanan. Karena, Depok merupakan kota commuter yang masuk ke wilayah Jakarta dan sebaliknya.
“Sehingga kami prediksi terjadi penularan di klastee perkantoran kemudian ke keluarga. Dominasi saat ini untuk Depok adalah klaster keluarga. Perlu kami sampaikan juga dalam seminggu terakhir mayoritas memang setiap harinya banyak disumbang oleh yang terpapar itu adalah anak-anak dan juga remaja,” pungkasnya.
Tim sedang melakukan investigasi di Perumahan Taman Cipayung, Bella Casa dan perumahan lainnya. Sampai saat ini pihaknya sedang menanti hasilnya. Baca juga: Didominasi Klaster Perumahan, Covid-19 di Jakarta Timur Sehari Mencapai 300 Kasus
“Saat ini kita investigasi seluruh perumahan yang sudah masuk, kemarin misalnya Taman Cipayung, Bella Casa, dan yang lainnya. Kami masih mengumpulkan data dari seluruh wilayah tim kita sudah bergerak. Belum ada hasilnya,” ungkapnya.
Dadang menyebut bahwa saat ini yang tertinggi terjadi di Depok adalah klaster keluarga dan perkantoran serta perjalanan. Karena, Depok merupakan kota commuter yang masuk ke wilayah Jakarta dan sebaliknya.
“Sehingga kami prediksi terjadi penularan di klastee perkantoran kemudian ke keluarga. Dominasi saat ini untuk Depok adalah klaster keluarga. Perlu kami sampaikan juga dalam seminggu terakhir mayoritas memang setiap harinya banyak disumbang oleh yang terpapar itu adalah anak-anak dan juga remaja,” pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :