60 Warga Terpapar Covid-19, 2 Perumahan di Depok Di-lockdown

Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:52 WIB
loading...
60 Warga Terpapar Covid-19,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
DEPOK - Sejumlah perumahan di Kota Depok mulai menerapkan karantina skala kecil atau mikro lockdown . Pasalnya banyak warga di perumahan yang terpapar Covid-19 .

Seperti yang terjadi di Perumahan Taman Anyelir 3 dan Perumahan Taman Cipayung. Di kedua perumahan itu lebih dari 60 jiwa yang terpapar dan harus isolasi mandiri.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, pihaknya sedang melakukan investiasi di beberapa perumahan di Kota Depok. Baca juga: Tembus 90 Orang Positif COVID-19 di Klaster Perumahan Griya Melati Kota Bogor

“Saat ini sedang kita lakukan investigasi untuk beberapa perumahan, karena memang untuk Kota Depok karakteristik wilayahnya kan perumahan dan kepadatan sedang dan tinggi,” katanya kepada wartawan di Depok, Sabtu (26/6/2021).

Dengan karakteristik tersebut, kata dia, penyebaran akan tinggi jika terjadi interaksi antar tetangga. Investigasi yang dilakukan sekaligus dilakukan tracing untuk mengetahui penyebaran di klaster perumahan.

“Pada wilayah-wilayah perumahan di mana kasusnya tinggi jika ada interaksi sosial yang cukup tinggi maka akan terjadi penularan antara tetangga. Maka sedangkan melakukan investigasi di beberapa perumahan dan tim tracing memang sudah mulai bergerak saat ini,” ucapnya.

Tim sedang melakukan investigasi di Perumahan Taman Cipayung, Bella Casa dan perumahan lainnya. Sampai saat ini pihaknya sedang menanti hasilnya. Baca juga: Didominasi Klaster Perumahan, Covid-19 di Jakarta Timur Sehari Mencapai 300 Kasus

“Saat ini kita investigasi seluruh perumahan yang sudah masuk, kemarin misalnya Taman Cipayung, Bella Casa, dan yang lainnya. Kami masih mengumpulkan data dari seluruh wilayah tim kita sudah bergerak. Belum ada hasilnya,” ungkapnya.

Dadang menyebut bahwa saat ini yang tertinggi terjadi di Depok adalah klaster keluarga dan perkantoran serta perjalanan. Karena, Depok merupakan kota commuter yang masuk ke wilayah Jakarta dan sebaliknya.

“Sehingga kami prediksi terjadi penularan di klastee perkantoran kemudian ke keluarga. Dominasi saat ini untuk Depok adalah klaster keluarga. Perlu kami sampaikan juga dalam seminggu terakhir mayoritas memang setiap harinya banyak disumbang oleh yang terpapar itu adalah anak-anak dan juga remaja,” pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pihak Bandara Sultan...
Pihak Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Imbau Penggunaan Masker Cegah Penyebaran Covid-19
Pandemi Mulai Terkendali,...
Pandemi Mulai Terkendali, Menko Airlangga Beberkan Bukti Ekonomi Indonesia Perkasa
Sisa 4 Pasien, RSDC...
Sisa 4 Pasien, RSDC Wisma Atlet Disiagakan hingga Maret 2023
Rekomendasi
Insiden Penembakan Dekat...
Insiden Penembakan Dekat Markas Timnas Inggris Bayangi Piala Dunia 2026
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Jadi Atensi Publik,...
Jadi Atensi Publik, Kejaksaan Siapkan 7 Jaksa Senior Kawal Sidang Richard Lee
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved