Ada Polemik Pengangkatan Plh Gubernur Papua, Tokoh Muda Papua: Jangan Terprovokasi

Sabtu, 26 Juni 2021 - 19:22 WIB
loading...
Ada Polemik Pengangkatan...
Tokoh muda Papua, Ali Kabiay. Foto/MPI/Edy Siswanto
A A A
JAYAPURA - Penunjukan Pelaksana harian (Plh) Gubernur Papua , oleh Dirjen Otoda Kemendagri, menimbulkan polemik berkepanjangan. Hal ini dipicu oleh reaksi keras Gubernur Papua , Lukas Enembe terhadap pengangkatan Plh Gubernur Papua, yang diisi Sekda Papua, Dance Yulian Flassy.

Baca juga: Lukas Enembe Surati Presiden Jokowi, Sebut Ada Konspirasi Menjatuhkannya

Tokoh muda Papua, Ali Kabiay berharap masyarakat jeli akan devinisi Plh Gubernur Papua . Penunjukan Plh Gubernur Papua, menurutnya untuk membantu pelayanan pemerintahan sementara, bukan selamanya. Terlebih alasan pengangkatan Sekda menjadi Plh Gubernur Papua, karena kondisi Gubernur Papua, Lukas Enembe sedang menjalani perawatan akibat sakit.



"Ini bukan mengkudeta Gubernur Papua , Lukas Enembe dari jabatannya. Plh Gubernur Papua itu hanya jabatan sementara, karena seorang kepala daerah berhalangan menjalankan pemerintahan," katanya di Kota Jayapura, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Tangis Pecah di Pematangsiantar, Pemotor Tabrak Lubang Jalan Tewas Digilas Toronton

Dikatakannya lagi, elit politik Papua , jangan kemudian mempolitisir keadaan ini. Banyak agenda penting yang harus diseriusi ke depan, situasi Kamtibmas harus dijaga baik. "Sebagai anak muda dan OAP, kita harus cerdas dan bijak dalam menyikapi isu kekinian. Jangan mau terprovokasi dengan kepentingan segelintir orang, baru kerukunan hidup yang telah terjaga jadi hancur dalam sekejap," ujarnya.

Menurut Kabiay, terkait jabatan seperti Plh Gubernur Papua , digunakan untuk Sekda Papua yang melaksanakan tugas sehari-hari selama Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah secara bersamaan berhalangan sementara, atau sedang menjalani masa tahanan.

Baca juga: Pandemi COVID-19 Melumpuhkan Pasar Baru Bandung, Pedagang Menjerit

"Nah, hal ini yang seharusnya dipahami oleh kita semua, jangan hanya mendapatkan informasi lalu tidak di cek dan ricek, harus di cross cek lagi. Sehingga tidak terjerumus kepada keinginan sepihak oknum yang ingin ambil untung," katanya.

Apalagi, lanjut Kabiay, Papua menjadi tuan rumah PON yang tinggal menghitung hari, sehingga dibutuhkan pelayanan pemerintahan yang maksimal. "Rakyat Papua ini mau diadu domba, dibuat seolah-olah protes dengan kebijakan pemerintah padahal kita lagi hidup rukun dan aman," katanya.

Baca juga: Pulang Padamkan Kebakaran, Mobil Pemadam Pemkab Wajo Kecelakaan 1 Petugas Gugur

Kepada aparat keamanan, Kabiay berharap lebih sigap dalam menyikapi situasi, sehingga persoalan jabatan yang dipolemikkan tidak menjalar kemana-mana, dan tidak menggangu aktivitas ekonomi dan pembangunan di tanah Papua .

"Harapannya Polri dibantu TNI segera bertindak, jangan sampai ada provokator memanfaatkan situasi untuk menunda agenda nasional PON ataupun implementasi Otsus di tanah Papua. Ada baiknya dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait sehingga tidak terjadi kegaduhan," pintanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Pengembangan Sektor...
Pengembangan Sektor Maritim di Indonesia Butuh Data yang Komprehensif
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved