Miris, Oknum Kades di Padangsidimpuan Beserta Perangkat Usir Warga dari Rumahnya
Jum'at, 25 Juni 2021 - 22:45 WIB
loading...
Warga yang diusir oleh oknum Kades di Desa Labuhan Labo, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan. Foto/SINDONews/Zia Nasution
A
A
A
PADANGSIDIMPUAN - Sebanyak lima kepala keluarga (KK) di Desa Labuhan Labo, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan , Sumatera Utara ( Sumut ), diduga diusir oleh oknum kepala desa dan sejumlah perangkat desa.
Bagaimana tidak, pada Sabtu (18/6/2021), pukul 00.30 WIB, rumah mereka didatangi oleh oknum kepala desa dan sejumlah perangkatnya.Setelah sampai, mereka dipaksa untuk ke balai desa. Ironisnya, para warga itu dipaksa keluar dari rumah mereka sendiri. ”Saya diusir dan ditarik dari dalam rumah sendiri,”ujar Nengsi Hariani, salah seorang warga yang diusir dari kampung tersebut kepada SINDONews.Com.
Baca juga: Diana, Gadis Cantik Lulusan Unair Gagal Jadi Dosen Malah Terpilih Jadi Kades
Setelah ditarik paksa, perempuan anak tiga itu bersama suamidigiring ke balai desa.”Saya dan keluarga sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan paksa oleh oknum kepala desa dan sejumlah perangkatnya,”imbuhnya. “Saya ditarik paksa oleh salah seorang laki-laki yang juga perangkat desa,”ungkapnya.
Dia berharap kepada para penegak hukum agar berlaku adil kepada masyarakat. Sebab saat ini, dia bersama keluarganya tidak bisa pulang ke rumah, karena kemanan tidak dijamin.
Pernyataan yang sama juga datang dari Rudi Iswanto, yang juga salah seorang warga. Diceritakannya, saat itu rumahnya didatangi oleh oknum kades, Sekdes, Linmas Desa dan menyuruh dia beserta istri dan anaknya kumpul di balai desa.
Baca jugaL: Tak Ingin Berdamai, Proses Hukum Pengerebekan Istri dengan Pria Lain di Hotel Dilanjutkan
Bagaimana tidak, pada Sabtu (18/6/2021), pukul 00.30 WIB, rumah mereka didatangi oleh oknum kepala desa dan sejumlah perangkatnya.Setelah sampai, mereka dipaksa untuk ke balai desa. Ironisnya, para warga itu dipaksa keluar dari rumah mereka sendiri. ”Saya diusir dan ditarik dari dalam rumah sendiri,”ujar Nengsi Hariani, salah seorang warga yang diusir dari kampung tersebut kepada SINDONews.Com.
Baca juga: Diana, Gadis Cantik Lulusan Unair Gagal Jadi Dosen Malah Terpilih Jadi Kades
Setelah ditarik paksa, perempuan anak tiga itu bersama suamidigiring ke balai desa.”Saya dan keluarga sedang tidur, tiba-tiba dibangunkan paksa oleh oknum kepala desa dan sejumlah perangkatnya,”imbuhnya. “Saya ditarik paksa oleh salah seorang laki-laki yang juga perangkat desa,”ungkapnya.
Dia berharap kepada para penegak hukum agar berlaku adil kepada masyarakat. Sebab saat ini, dia bersama keluarganya tidak bisa pulang ke rumah, karena kemanan tidak dijamin.
Pernyataan yang sama juga datang dari Rudi Iswanto, yang juga salah seorang warga. Diceritakannya, saat itu rumahnya didatangi oleh oknum kades, Sekdes, Linmas Desa dan menyuruh dia beserta istri dan anaknya kumpul di balai desa.
Baca jugaL: Tak Ingin Berdamai, Proses Hukum Pengerebekan Istri dengan Pria Lain di Hotel Dilanjutkan
Lihat Juga :