Ridwan Kamil Bawa Kabar Baik, Jabar Kini Bebas Zona Merah COVID-19
Kamis, 24 Juni 2021 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Terlebih, kata Kang Emil, cukup banyak tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19. oleh karenanya, Pemprov Jabar tetap akan menambah 400 relawan untuk membantu penanganan COVID-19. Baca juga: Jabar dan Republik Ceko Bahas Kerja Sama Bidang Kesehatan
"Saya belum ada datanya, tapi rata-rata cukup banyak (tenaga kesehatan yang terkonfirmasi COVID-19). Di RSUD ini saja ada 84 terkonfirmasi, di Karawang tadi dilaporkan 200-an terkonfirmasi. Mudah-mudahan nanti kita tambahi karena ada relawan 400 yang sudah kita siapkan," terangnya.
Selain pemenuhan tenaga kesehatan, Kang Emil juga menyatakan, pihaknya akan meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan obat-obatan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta mengingat RSUD Purwakarta kini sedang kekurangan obat-obatan.
Selain itu, Pemda Provinsi Jabar juga mulai menghitung kebutuhan tabung oksigen di kabupaten/kota. Pasalnya, meskipun kebutuhan tabung oksigen masih cukup, namun perlu ada antisipasi menyusul naiknya angka kasus COVID-19.
"Semua akan kita assessment per hari ini masih terkendali, tapi dengan kasus naik tentu ketersediaan oksigen sudah kita hitung termasuk tadi kekurangan obat di Purwakarta. Itulah pentingnya saya datang untuk memonitor langsung kekurangan dan tantangan di daerah-daerah," kata Kang Emil.
"Saya belum ada datanya, tapi rata-rata cukup banyak (tenaga kesehatan yang terkonfirmasi COVID-19). Di RSUD ini saja ada 84 terkonfirmasi, di Karawang tadi dilaporkan 200-an terkonfirmasi. Mudah-mudahan nanti kita tambahi karena ada relawan 400 yang sudah kita siapkan," terangnya.
Selain pemenuhan tenaga kesehatan, Kang Emil juga menyatakan, pihaknya akan meminta Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan obat-obatan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta mengingat RSUD Purwakarta kini sedang kekurangan obat-obatan.
Selain itu, Pemda Provinsi Jabar juga mulai menghitung kebutuhan tabung oksigen di kabupaten/kota. Pasalnya, meskipun kebutuhan tabung oksigen masih cukup, namun perlu ada antisipasi menyusul naiknya angka kasus COVID-19.
"Semua akan kita assessment per hari ini masih terkendali, tapi dengan kasus naik tentu ketersediaan oksigen sudah kita hitung termasuk tadi kekurangan obat di Purwakarta. Itulah pentingnya saya datang untuk memonitor langsung kekurangan dan tantangan di daerah-daerah," kata Kang Emil.
(don)
Lihat Juga :