Wajah Bengkak Usai Disuntik Vaksin Corona Vac, Puskesmas Pondok Aren Sebut Gejala KIPI
Rabu, 23 Juni 2021 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Usai disuntik, dia mengaku tidak merasakan gejala apapun. Tetapi sehari kemudian, pada 7 Juni 2021 mulai mengalami pembengkakan pada bagian wajahnya, diduga akibat vaksin itu.
Agus pun menghubungi nomor petugas puskesmas yang ada disertifikat vaksinnya itu. Dia lalu disarankan ke UGD Puskesmas Pondok Aren. Anehnya, dokter puskesmas bilang tidak apa-apa.
"Selama 3 hari kok enggak ada reaksi, malah tambah bengkak," jelasnya. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, Agus kembali menghubungi petugas itu. Kali ini, Agus mendapat rujukan ke RSUD Kota Tangsel di Pamulang.
"Begitu daftar ke sana, dikasih jadwalnya 4 hari kemudian, itu dalam kondisi wajah bengkak. Dari pada menunggu 4 hari dan tambah parah, akhirnya saya ke IMC ke dokter penyakit dalam," sambung Agus.
Dari dokter IMC Bintaro ini, akhirnya dia tahu jika bengkak-bengkak pada wajahnya, diduga akibat suntik vaksin Corona Vac. Tetapi, dokter juga membuka opsi lain adanya penyebab lainnya.
"Analisa dokter itu ada kemungkinan dari vaksin dan faktor lain. Tapi pas aku tanya, dokter gak bisa jelasin secara gamblang. Saya periksa di IMC Bintaro," jelasnya.
Agus pun menghubungi nomor petugas puskesmas yang ada disertifikat vaksinnya itu. Dia lalu disarankan ke UGD Puskesmas Pondok Aren. Anehnya, dokter puskesmas bilang tidak apa-apa.
"Selama 3 hari kok enggak ada reaksi, malah tambah bengkak," jelasnya. Khawatir terjadi sesuatu yang buruk, Agus kembali menghubungi petugas itu. Kali ini, Agus mendapat rujukan ke RSUD Kota Tangsel di Pamulang.
"Begitu daftar ke sana, dikasih jadwalnya 4 hari kemudian, itu dalam kondisi wajah bengkak. Dari pada menunggu 4 hari dan tambah parah, akhirnya saya ke IMC ke dokter penyakit dalam," sambung Agus.
Dari dokter IMC Bintaro ini, akhirnya dia tahu jika bengkak-bengkak pada wajahnya, diduga akibat suntik vaksin Corona Vac. Tetapi, dokter juga membuka opsi lain adanya penyebab lainnya.
"Analisa dokter itu ada kemungkinan dari vaksin dan faktor lain. Tapi pas aku tanya, dokter gak bisa jelasin secara gamblang. Saya periksa di IMC Bintaro," jelasnya.
Lihat Juga :