DLH Parepare dan FKH Ajak Warga Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Rabu, 23 Juni 2021 - 15:53 WIB
loading...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews/Yorri Farli
A
A
A
PAREPARE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Parepare menyosialisasikan Perwali Nomor 22 tahun 2019 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Sekali Pakai. Sosialisasi digelar di Kebun Raya Jompie, Rabu (23/6), melibatkan Forum Komunitas Hijau (FKH) Parepare.
Kepala DLH Parepare , Budi Rusdi berharap, keberadaan FKH Parepare dapat menjadi corong bagi pemerintah dalam mengurangi pruduksi sampah dengan tidak menggunakan kemasan sekali pakai.
Baca juga:Pemkot Parepare Tambah 4 Armada Pengangkut Sampah
Selain itu, Budi juga mengharapkan adanya partisipasi masyarakat dan ormas agar peduli dan berperan aktif dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau (RTH) .
"Jika masyarakat berpartisipasi dalam mengelola sampah dan RTH , maka otomatis mereka akan ikut terlibat aktif pula dalam menjaganya," jelasnya.
Rencananya, kata Budi lagi, DLH akan melakukan lomba RTH melibatkan seluruh kelurahan yang tersebar pada empat kecamatan yang ada di Parepare.
Baca juga:Budayakan Hidup Sehat, DLH Parepare Ajak Warga Peduli Sampah
Sementara itu, Ketua FKH Parepare, Bachtiar Syarifuddin mengatakan, dari hasil rapat koordinasi, sosialisasi dilakukan agar perwali yang hampir berusia dua tahun ini dapat diaplikasikan secara masif di kelurahan.
"Itulah sebabnya kami sengaja mengundang Ketua LPMK serta beberapa organisasi masyarakat agar bersama-sama kembali membuka perwali ini supaya masyarakat sudah mulai melakukan perubahan pola perilaku agar tidak ada lagi menggunakan produk-produk plastik sekali pakai," papar Bachtiar.
Baca juga:Pertahankan Adipura, DLH Parepare Genjot Penataan Lingkungan
Sebagai langkah kecil dalam pengimplementasian Perwali Pembatasan Timbulan Sampah Sekali Pakai, tambah Bachtiar, DLH bersama FKH berinisiatif memberikan cinderamata berupa botol tumbler kepada para peserta.
"Di tangan kita ada botol tumbler, itu bukan sekadar cinderamata. Makna yang ingin kita capai agar kita semua menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat melalui penggunaan tumbler," tandasnya.
Kepala DLH Parepare , Budi Rusdi berharap, keberadaan FKH Parepare dapat menjadi corong bagi pemerintah dalam mengurangi pruduksi sampah dengan tidak menggunakan kemasan sekali pakai.
Baca juga:Pemkot Parepare Tambah 4 Armada Pengangkut Sampah
Selain itu, Budi juga mengharapkan adanya partisipasi masyarakat dan ormas agar peduli dan berperan aktif dalam pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau (RTH) .
"Jika masyarakat berpartisipasi dalam mengelola sampah dan RTH , maka otomatis mereka akan ikut terlibat aktif pula dalam menjaganya," jelasnya.
Rencananya, kata Budi lagi, DLH akan melakukan lomba RTH melibatkan seluruh kelurahan yang tersebar pada empat kecamatan yang ada di Parepare.
Baca juga:Budayakan Hidup Sehat, DLH Parepare Ajak Warga Peduli Sampah
Sementara itu, Ketua FKH Parepare, Bachtiar Syarifuddin mengatakan, dari hasil rapat koordinasi, sosialisasi dilakukan agar perwali yang hampir berusia dua tahun ini dapat diaplikasikan secara masif di kelurahan.
"Itulah sebabnya kami sengaja mengundang Ketua LPMK serta beberapa organisasi masyarakat agar bersama-sama kembali membuka perwali ini supaya masyarakat sudah mulai melakukan perubahan pola perilaku agar tidak ada lagi menggunakan produk-produk plastik sekali pakai," papar Bachtiar.
Baca juga:Pertahankan Adipura, DLH Parepare Genjot Penataan Lingkungan
Sebagai langkah kecil dalam pengimplementasian Perwali Pembatasan Timbulan Sampah Sekali Pakai, tambah Bachtiar, DLH bersama FKH berinisiatif memberikan cinderamata berupa botol tumbler kepada para peserta.
"Di tangan kita ada botol tumbler, itu bukan sekadar cinderamata. Makna yang ingin kita capai agar kita semua menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat melalui penggunaan tumbler," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :