4 Hari Tak Ada Kasus COVID-19, Kota Tasikmalaya Lewati Masa Puncak

Selasa, 26 Mei 2020 - 14:14 WIB
loading...
4 Hari Tak Ada Kasus...
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman meminta pada warganya untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. iNewsTV/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Dalam waktu empat hari, di Kota Tasikmalaya tidak ditemukan kasus pasien positif virus Corona (COVID-19). Diperkirakan Kota Tasikalaya sudah melewati pasa puncak pandemi COVID-19.

Terakhir kali ada kasus pasien positif COVID-19 pada Rabu (22/5/2020) dan sampai Selasa (26/5/2020) belum ada penambahan. Total jumlah kasus positif virus Corona di Kota Tasikmlaya masih 47 orang. (Baca juga; 4 Pegawai Puskesmas di Kota Tasikmalaya Reaktif COVID-19 )

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, pihaknya sudah memprediksi bahwa fase puncak pandemi COVID-19 di wilayah Kota Tasikmalaya terjadi seminggu sebelum hari Lebaran. Jumlah angka penambahan kasus pasien positif saat sebelum lebaran melonjak cukup banyak, dalam seminggu ditemukan 10 kasus baru di Kota Tasikmalaya.

"Kita sudah menyampaikan beberapa waktu lalu, bahwa satu minggu sebelum hari raya Lebaran akan memasuki fase puncak Pandemi COVID-19 di wilayah Kota Tasikmalaya. Karena saat itu mulai banyak orang yang mudik dan salah satunya yang menjadi tujuan mudik adalah Kota Tasikmalaya," katanya saat dihubungi lewat sambungan telepon.

Uus berharap tidak ada lagi penambahan kasus positif virus Corona. Untuk itu, dia terus mengimbau masyarakat agar terus menerapkan anjuran pemerintah, seperti jaga jarak (physical distancing), selalu cuci tangan, dan selalu mengenakan masker. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada penambahan kasus baru, jika masyarakat tidak mengikuti anjuran dari pemerintah.

Terlebih, saat ini masih dalam suasana Lebaran dan banyak masyarakat beraktivitas untuk berkumpul melakukan pertemuan. "Karena kebiasaan tersebut sudah menjadi tradisi dan berlangsung puluhan tahun, sehingga tidak mudah untuk mengubah tradisi itu," katanya.

Uus meminta kapada masyarakat, meski menggelar halalhibalal, namun masyarakat harus tetap menjaga protokol kesehatan. Dia berharap, masyarakat dapat selalu disiplin, supaya dapat memutus mata rantai persebaran COVID-19. (Baca juga; Antisipasi Kluster Pasar Antri, Warga yang Pernah Belanja Diminta Periksa )

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman meminta pada warganya untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan, apabila penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya nantinya tidak akan dilanjutkan. Penerapan PSBB di Kota Tasikmalaya masih berlangsung hingga 29 Mei 2020.

"Meski jika nanti penerapan PSBB selesai, protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah harus tetap dilakukan sampai vaksin ditemukan. Jadi kesadaran masyarakat secara bersama, menjadi hal yang sangat penting bagi kita semua," katanya.

Budi meminta semua pihak untuk memahami dan melaksanakan anjuran pemerintah tersebut. Sebab, menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk kebaikan bersama agar pandemi Covid-19 dapat cepat teratasi dan berakhir.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polres Tasikmalaya Gelar...
Polres Tasikmalaya Gelar Istigasah dan Doa Bersama untuk Kesejukan Bangsa
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Tragis! Mahasiswa Baru...
Tragis! Mahasiswa Baru Unper Tasikmalaya Tewas Tertimpa Reruntuhan Gedung Kampus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
10 Petinju Kelas Berat...
10 Petinju Kelas Berat Terbaik Sepanjang Masa, Tak Ada Mike Tyson
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved