Penanganan Covid-19 Kota Makassar Perlu Dievaluasi
Selasa, 22 Juni 2021 - 12:30 WIB
loading...
Biddokkes Polda Sulsel menggelar vaksinasi massal di aula kantor Kelurahan Bonto Makkio, Kota Makassar, Senin 14 Juni lalu. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Penanganan kasus Covid-19 di Kota Makassar saat ini masih perlu dievaluasi. Sebab, meski kasus harian dilaporkan kecil, namun laporan mingguan justru masih mengalami peningkatan dalam lima pekan terakhir.
Hal tersebut dikemukakan Ahli Epidemiologi Unhas , Ansariadi. Menurutnya, laporan mingguan yang mengalami peningkatan dalam lima pekan terakhir perlu diantisipasi dini oleh pemerintah kota agar kasus ke depannya tetap terkontrol.“Jumlah kasus per minggu ini masih terus meningkat di Makassar sejak lima minggu terakhir," tuturnya.
Baca juga:Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Warga di Akhir Pekan Bakal Dibatasi
Dia mencontohkan pada minggu ketiga Juni, total kasus terdeteksi ada sebanyak 164 kasus baru, ini meningkat 14% dari pekan sebelumnya di mana ada sebanyak 144 kasus baru. Selain itu RT dilaporkan kembali naik di atas 1.“Jadi peningkatan jumlah kasus ini terjadi di hampir semua umur," lanjutnya.
Hal yang perlu diwaspadai adalah adanya potensi peningkatan hunian di RS. Per 20 Juni 2021 dilaporkan terdapat 328 kasus aktif di mana 55% di antaranya dirawat di rumah sakit.
“Kasus baru Covid-19 sebagian besar dilaporkan berdomisili di Kecamatan Panakkukang, Ujung Pandang, Biringkanaya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea dan Tamalate," tuturnya.
Dia meminta agar pemkot mewaspadai peningkatan kasus di luar daerah, hal ini perlu intens diinformasikan ke masyarakat. Dia juga meminta agar pemkot mengevaluasi upaya penanganan Covid-19 , utamanya upaya tracking, testing dan isolasi.
Hal tersebut dikemukakan Ahli Epidemiologi Unhas , Ansariadi. Menurutnya, laporan mingguan yang mengalami peningkatan dalam lima pekan terakhir perlu diantisipasi dini oleh pemerintah kota agar kasus ke depannya tetap terkontrol.“Jumlah kasus per minggu ini masih terus meningkat di Makassar sejak lima minggu terakhir," tuturnya.
Baca juga:Kasus Covid-19 Meningkat, Aktivitas Warga di Akhir Pekan Bakal Dibatasi
Dia mencontohkan pada minggu ketiga Juni, total kasus terdeteksi ada sebanyak 164 kasus baru, ini meningkat 14% dari pekan sebelumnya di mana ada sebanyak 144 kasus baru. Selain itu RT dilaporkan kembali naik di atas 1.“Jadi peningkatan jumlah kasus ini terjadi di hampir semua umur," lanjutnya.
Hal yang perlu diwaspadai adalah adanya potensi peningkatan hunian di RS. Per 20 Juni 2021 dilaporkan terdapat 328 kasus aktif di mana 55% di antaranya dirawat di rumah sakit.
“Kasus baru Covid-19 sebagian besar dilaporkan berdomisili di Kecamatan Panakkukang, Ujung Pandang, Biringkanaya, Manggala, Rappocini, Tamalanrea dan Tamalate," tuturnya.
Dia meminta agar pemkot mewaspadai peningkatan kasus di luar daerah, hal ini perlu intens diinformasikan ke masyarakat. Dia juga meminta agar pemkot mengevaluasi upaya penanganan Covid-19 , utamanya upaya tracking, testing dan isolasi.
Lihat Juga :