Gawat! COVID-19 Varian Delta Masuk Jabar, Ridwan Kamil Minta Warga Tingkatkan Prokes
Senin, 21 Juni 2021 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
"Berita paling baru, paling penting hari ini adalah varian delta sudah hadir di Jabar. Hadir di Karawang dan Depok berdasarkan kajian genome sequencing yang dilakukan Labkesda dan ITB," ungkap Kang Emil seusai Video Conference Rapat Komite Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Senin (21/6/2021).
Menurut Kang Emil, COVID-19 varian delta lebih cepat menular dibandingkan varian-varian COVID-19 sebelumnya. Oleh karenanya, dia menekankan bahwa penerapan prokes 5M harus ditingkatkan agar terhindar dari paparan COVID-19 varian tersebut.
"Varian ini penularannya lebih cepat dari varian sebelumnya. Mudah-mudahan, dengan berita ini kita tingkatkan kewaspadaan kita. Mohon disampaikan kepada masyarakat, dengan kehadiran varian delta di Jabar, prokes 5 M ditingkatkan lagi," tegasnya.
Di tengah ancaman COVID-19 varian delta tersebut, Kang Emil juga mengungkapkan kabar buruk lainnya. Menurutnya, tingkat keterisian atau beda occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar masih terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terakhir, BOR rata-rata sudah mencapai 84%.
"Secara umum terjadi kenaikan BOR. Untuk jatah pasien COVID-19 sekarang di angka 84 persen se-Jabar," sebutnya.
Untuk mengantisipasi semakin menipisnya BOR tersebut, Kang Emil mengaku telah menginstruksikan setiap rumah sakit untuk meningkatkan jumlah tempat tidur bagi pasien COVID-19 hingga 30% dari total tempat tidur yang tersedia.
Menurut Kang Emil, COVID-19 varian delta lebih cepat menular dibandingkan varian-varian COVID-19 sebelumnya. Oleh karenanya, dia menekankan bahwa penerapan prokes 5M harus ditingkatkan agar terhindar dari paparan COVID-19 varian tersebut.
"Varian ini penularannya lebih cepat dari varian sebelumnya. Mudah-mudahan, dengan berita ini kita tingkatkan kewaspadaan kita. Mohon disampaikan kepada masyarakat, dengan kehadiran varian delta di Jabar, prokes 5 M ditingkatkan lagi," tegasnya.
Di tengah ancaman COVID-19 varian delta tersebut, Kang Emil juga mengungkapkan kabar buruk lainnya. Menurutnya, tingkat keterisian atau beda occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar masih terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terakhir, BOR rata-rata sudah mencapai 84%.
"Secara umum terjadi kenaikan BOR. Untuk jatah pasien COVID-19 sekarang di angka 84 persen se-Jabar," sebutnya.
Untuk mengantisipasi semakin menipisnya BOR tersebut, Kang Emil mengaku telah menginstruksikan setiap rumah sakit untuk meningkatkan jumlah tempat tidur bagi pasien COVID-19 hingga 30% dari total tempat tidur yang tersedia.
Lihat Juga :