Melalui Kompetisi, Ayda Ajak Desainer Muda Ciptakan Desain Praktis Berdampak Sosial
Sabtu, 19 Juni 2021 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Group CEO of Nippon Paint Holdings Singapore Pte Ltd Wee Siew Kim, menambahkan, selama bertahun-tahun Nippon Paint telah melihat beberapa arsitek dan desainer interior luar biasa di Asia. Terlepas dari berbagai pembatasan yang diberlakukan selama pandemi ini, kami memprediksi jumlah karya yang tinggi tahun ini.
“Di Indonesia sendiri, AYDA telah dilaksanakan secara virtual di 17 universitas di Indonesia yang diikuti oleh 579 partisipan dan telah terpilih dua pemenang untuk mewakili Indonesia yang maju berkompetisi di AYDA Summit 2021 dengan 13 negara lainnya, yaitu Patricia Caitlyn dari Universitas Pelita Harapan untuk Kategori Desain Interior dan Marietta Stefani dari Universitas Kristen Petra untuk Kategori Arsitektur,” katanya.
Presentasi dan penjurial Grand Final di AYDA Summit 2021 akan dilaksanakan secara virtual melalui saluran Youtube AYDA International untuk ditonton publik pada 23 dan 24 Juni 2021. Selain itu, Nippon Paint juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan Award Ceremony pada 8 Juli 2021 mendatang dengan menyaksikan langsung pada saluran YouTube AYDA International.
Terlepas dari berbagai perubahan yang terjadi karena pandemi, AYDA menerima hampir 7.000 karya tahun lalu dan mengharapkan lebih banyak karya tahun ini juga. Untuk menaati kebijakan physical distancing, akan ada sesi coaching jarak jauh (virtual) menjelang final bagi mahasiswa dan dosen untuk bertukar ilmu dan ide tanpa harus bertemu secara fisik.
Sebagai bagian dari Harvard University’s Graduate School of Design (Harvard GSD), Nippon Paint juga akan memberikan kesempatan kepada pemenang utama baik kategori Arsitektur dan Desain Interior beasiswa program selama 6 minggu di Harvard GSD Massachusetts, AS - sebuah pengalaman senilai USD 10.000. Hal ini dimungkinkan melalui Gennosuke Obata Fellowship Fund yang telah memberikan bantuan kepada mahasiswa/i Harvard GSD dari negara-negara Asia selama tiga tahun terakhir. Nippon Paint juga terhubung dengan alumni Harvard GSD di seluruh dunia untuk membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi antara sekolah bergengsi dan AYDA.
“Di Indonesia sendiri, AYDA telah dilaksanakan secara virtual di 17 universitas di Indonesia yang diikuti oleh 579 partisipan dan telah terpilih dua pemenang untuk mewakili Indonesia yang maju berkompetisi di AYDA Summit 2021 dengan 13 negara lainnya, yaitu Patricia Caitlyn dari Universitas Pelita Harapan untuk Kategori Desain Interior dan Marietta Stefani dari Universitas Kristen Petra untuk Kategori Arsitektur,” katanya.
Presentasi dan penjurial Grand Final di AYDA Summit 2021 akan dilaksanakan secara virtual melalui saluran Youtube AYDA International untuk ditonton publik pada 23 dan 24 Juni 2021. Selain itu, Nippon Paint juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan Award Ceremony pada 8 Juli 2021 mendatang dengan menyaksikan langsung pada saluran YouTube AYDA International.
Terlepas dari berbagai perubahan yang terjadi karena pandemi, AYDA menerima hampir 7.000 karya tahun lalu dan mengharapkan lebih banyak karya tahun ini juga. Untuk menaati kebijakan physical distancing, akan ada sesi coaching jarak jauh (virtual) menjelang final bagi mahasiswa dan dosen untuk bertukar ilmu dan ide tanpa harus bertemu secara fisik.
Sebagai bagian dari Harvard University’s Graduate School of Design (Harvard GSD), Nippon Paint juga akan memberikan kesempatan kepada pemenang utama baik kategori Arsitektur dan Desain Interior beasiswa program selama 6 minggu di Harvard GSD Massachusetts, AS - sebuah pengalaman senilai USD 10.000. Hal ini dimungkinkan melalui Gennosuke Obata Fellowship Fund yang telah memberikan bantuan kepada mahasiswa/i Harvard GSD dari negara-negara Asia selama tiga tahun terakhir. Nippon Paint juga terhubung dengan alumni Harvard GSD di seluruh dunia untuk membuka jalan bagi lebih banyak kolaborasi antara sekolah bergengsi dan AYDA.
(mhd)
Lihat Juga :