Senkom Mitra Polri Siap Diterjunkan Jadi Tenaga Tracing di Daerah
Sabtu, 19 Juni 2021 - 12:44 WIB
loading...
Kabaharkam Polri Komjen Pol Arif Sulistyanto didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, dan Ketua Umum Senkom Mitra Polri H. Katno Hadid saat pembukaan pelatihan Tracer COVID-19. Foto SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Ratusan anggota Senkom Mitra Polri mengikuti pelatihan tracer COVID-19 dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan COVID-19 di wilayah Jawa Tengah. Pelatihan ini digelar di Hotel UTC Semarang, Sabtu (19/6/2021).
Pelatihan dibuka langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Arif Sulistyanto dan dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Ketua Umum Senkom Mitra Polri H. Katno Hadid dengan narasumber dari Kemenkes, dr. Endang Budi Hastuti sebagai koordinator infeksi. Baca juga: Ganjar Perintahkan Wawali Salatiga Tracing Pejabat Kontak Erat dengan Penderita COVID-19
Pelatihan ini merupakan gagasan dari Kabaharkam Polri dan Kementerian Kesehatan dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan Senkom Mitra Polri Jawa Tengah yang akan diberi pelatihan tracer untuk ikut terjun langsung membantu pemerintah sebagai tenaga tracing.
Dalam pelatihan tersebut Kapolda mengatakan bahwa Provinsi Jawa Tengah masuk dalam 5 Provinsi teratas dengan kasus peningkatan COVID-19 sehingga diperlukan strategi pengendalian kasus yang disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas di masing-masing daerah.
"Kondisi ini dapat mengganggu pemeliharaan kamtibmas khususnya di Jawa Tengah, ini patut menjadi perhatian Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan masyarakat untuk lebih berhati-hati," kata Kapolda.
Saat ini Polda Jateng, tengah fokus membantu Pemerintah dalam mengendalikan penambahan kasus, memutus mata rantai COVID-19 di daerah, meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian dengan melaksanakan Operasi Kontijensi di wilayah zona merah.
Ada sekitar 201 sukarelawan dari Senkom Mitra Polri dari 35 Kab/Kota se-Jawa Tengah yang mengikuti pelatihan, masing-masing yaitu 5 orang pengurus daerah Senkom Mitra Polri. Baca juga: Cegah Penyebaran COVID-19 Varian Delta di Bangkalan, Forkopimda Gelar Tracing Massal
Pelatihan dibuka langsung oleh Kabaharkam Polri Komjen Pol Arif Sulistyanto dan dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Ketua Umum Senkom Mitra Polri H. Katno Hadid dengan narasumber dari Kemenkes, dr. Endang Budi Hastuti sebagai koordinator infeksi. Baca juga: Ganjar Perintahkan Wawali Salatiga Tracing Pejabat Kontak Erat dengan Penderita COVID-19
Pelatihan ini merupakan gagasan dari Kabaharkam Polri dan Kementerian Kesehatan dengan menggandeng organisasi kemasyarakatan Senkom Mitra Polri Jawa Tengah yang akan diberi pelatihan tracer untuk ikut terjun langsung membantu pemerintah sebagai tenaga tracing.
Dalam pelatihan tersebut Kapolda mengatakan bahwa Provinsi Jawa Tengah masuk dalam 5 Provinsi teratas dengan kasus peningkatan COVID-19 sehingga diperlukan strategi pengendalian kasus yang disesuaikan dengan kondisi dan kapasitas di masing-masing daerah.
"Kondisi ini dapat mengganggu pemeliharaan kamtibmas khususnya di Jawa Tengah, ini patut menjadi perhatian Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan masyarakat untuk lebih berhati-hati," kata Kapolda.
Saat ini Polda Jateng, tengah fokus membantu Pemerintah dalam mengendalikan penambahan kasus, memutus mata rantai COVID-19 di daerah, meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian dengan melaksanakan Operasi Kontijensi di wilayah zona merah.
Ada sekitar 201 sukarelawan dari Senkom Mitra Polri dari 35 Kab/Kota se-Jawa Tengah yang mengikuti pelatihan, masing-masing yaitu 5 orang pengurus daerah Senkom Mitra Polri. Baca juga: Cegah Penyebaran COVID-19 Varian Delta di Bangkalan, Forkopimda Gelar Tracing Massal
Lihat Juga :