Datangi Polres Pemalang, AMPERA Tagih Kelanjutan Kasus Dugaan Pungli BPNT
Kamis, 17 Juni 2021 - 16:44 WIB
loading...
AMPERA melakukan audiensi dengan Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Jhon Nababan menanyakan kelanjutan kasus dugaan pungli BNPT, Kamis (17/6/2021). FOTO/IST
A
A
A
PEMALANG - Kelompok yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pemalang Raya (AMPERA) mendatangi Mapolres Pemalang guna menanyakan kelanjutan kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kini tengah diusut. Pungli diduga melibatkan anggota DPRD dan ketua partai politik di Pemalang.
Aliansi yang terdiri dari Laskar Patih Sampun, Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), dan Pusat Informasi dan Kajian Kebijakan Publik (PUSKAPIK), ditemui oleh Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Jhon Kennertony Nababan dan Kasat Intelkam, AKP Amin Messy. Audiensi dilakukan di ruang meeting Satreskrim.
Baca juga: Ganjar Perintahkan Wawali Salatiga Tracing Pejabat Kontak Erat dengan Penderita COVID-19
"Satu hal bahwa karena dugaan pungli ini menjadi perhatian publik, masyarakat ingin tahu perkembangannya seperti apa?," kata Direktur PUSKAPIK, Heru Kundhimiarso dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).
Audiensi ini, kata Kundi, bukan untuk mengintervensi pihak kepolisian, tapi justru bagian dari dukungan agar kasus ini terang benderang.
"Ini tanggung jawab moral kami agar publik itu tidak bertanya-tanya akan kelangsungan kasus BPNT, jadi ada keseriusan dari pihak Polres," kata Koordinator Laskar Patih Sampun, Andi Rustono.
Ketua PA GMNI Pemalang Ika Indra Sanjaya menambahkan, dukungan diberikan kepada Polres dalam upaya penegakan hukum ini. "Jangan sampai, kita sudah berjuang untuk rakyat miskin tapi ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan itu," kata Ika Indra Sanjaya.
Aliansi yang terdiri dari Laskar Patih Sampun, Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), dan Pusat Informasi dan Kajian Kebijakan Publik (PUSKAPIK), ditemui oleh Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Jhon Kennertony Nababan dan Kasat Intelkam, AKP Amin Messy. Audiensi dilakukan di ruang meeting Satreskrim.
Baca juga: Ganjar Perintahkan Wawali Salatiga Tracing Pejabat Kontak Erat dengan Penderita COVID-19
"Satu hal bahwa karena dugaan pungli ini menjadi perhatian publik, masyarakat ingin tahu perkembangannya seperti apa?," kata Direktur PUSKAPIK, Heru Kundhimiarso dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/6/2021).
Audiensi ini, kata Kundi, bukan untuk mengintervensi pihak kepolisian, tapi justru bagian dari dukungan agar kasus ini terang benderang.
"Ini tanggung jawab moral kami agar publik itu tidak bertanya-tanya akan kelangsungan kasus BPNT, jadi ada keseriusan dari pihak Polres," kata Koordinator Laskar Patih Sampun, Andi Rustono.
Ketua PA GMNI Pemalang Ika Indra Sanjaya menambahkan, dukungan diberikan kepada Polres dalam upaya penegakan hukum ini. "Jangan sampai, kita sudah berjuang untuk rakyat miskin tapi ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan itu," kata Ika Indra Sanjaya.
Lihat Juga :