Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Maluku Tengah Diguncang Gempa, BMKG Sebut Ada 13 Gempa Susulan dan Muka Air Laut Naik 0,5 Meter

loading...
Maluku Tengah Diguncang Gempa, BMKG Sebut Ada 13 Gempa Susulan dan Muka Air Laut Naik 0,5 Meter
Warga Kabupaten maluku Tengah, memilih mengungsi ke datarang tinggi usai terjadinya gempa bermagnitudo 6,1. Foto/BNPB
JAKARTA - Usai terjadinya gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021) pada pukul 11.43 WIB. BMKG mencatat, hingga pukul 13.35 WIB telah terjadi sebanyak 13 kali gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 3,5.

Baca juga: Usai Gempa Bermagniduto 6,1 Air Laut Sempat Surut dan Talud Pantai Rusak

BMKG juga mengimbau masyarakat di sepanjang Pantai Japutih, sampai Pantau Apiahu Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram, Maluku, agar waspada terhadap gempa susulan dan potensi tsunami akibat longsor di bawah laut.





Imbauan kewaspadaan tersebut disampaikan Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati melalui keterangan tertulisnya. "Segera menjauhi pantai menuju tempat tinggi," tulisnya. Baca juga: Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri

Sebelumnya, BMKG menginformasikan gempa dengan magnitudo 6,1 tersebut, tidak memicu terjadinya tsunami. Namun kemudian BMKG memperbaharui keterangannya akan adanya potensi tsunami bukan dari gempanya, namun akibat longsoran di bawah laut. Berdasarkan hasil observasi muka laut sta TEHORU menunjukkan ada kenaikan muka air laut setinggi 0,5 meter. Hal ini diperkirakan akibat dari longsoran bawah laut.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top