Catat Kenaikan Ekspor 23 Persen, Ridwan Kamil: Mesin Ekonomi Kembali Berfungsi

Rabu, 16 Juni 2021 - 13:27 WIB
loading...
Catat Kenaikan Ekspor...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyebut kenaikan ekspor Jabar hingga 23% dibandingkan 2020 lalu. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
BANDUNG - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan aktivitas ekspor Jabar ke berbagai belahan dunia kembali hidup setelah terdampak pandemi COVID-19.

Baca juga: Buntut dari Libur Panjang, Gubernur Ridwan Kamil: Bandung Raya Siaga 1 COVID-19

Bahkan, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan, laju ekspor sebagai salah satu kunci pemulihan ekonomi sudah mulai bergerak lebih kencang dibandingkan 2020 lalu.

Baca juga: Oplosan Gas Elpiji Dibongkar, Modus Beli Bersubsidi di Jakarta Dioplos di Bogor

Dia menyebutkan, ekspor menjadi salah satu andalan selain investasi, daya beli masyarakat, dan belanja negara dalam upaya menggerakan roda ekonomi di masa pandemi COVID-19.

"Nah, satu mesin ekonomi itu sudah berfungsi lagi, ukurannya ekspor kita sudah naik. Pada saat yang sama dibanding tahun lalu, sekarang kita naik hampir 23 persen, total mencapai Rp150 triliun sampai April (2021)," ungkap Kang Emil di rumah dinasnya, Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Rabu (16/6/2021).

Menurut Kang Emil, sektor investasi dan ekspor Jabar masih menempati urutan teratas di tingkat nasional. Dari nilai ekspor Jabar Rp150 triliun, mayoritas berupa ekspor non-migas. "Kami ini provinsi yang produk-produknya disukai dunia," ucapnya.

Kenaikan ekspor dinilai Kang Emil sebagai indikator pemulihan ekonomi. Pemerintah Daerah Provinsi Jabar sendiri, kata Kang Emil, terus mencari informasi terkait kebutuhan ekspor dunia yang kemudian disampaikan kepada para pengusaha lokal.

"Kita juga melatih UKM atau pengusaha lokal untuk berorientasi ekspor. Bulan depan kami sudah punya kampus ekspor UKM. UKM kadang-kadang punya barang, tapi nggak ngerti ekspor," ujarnya.

Diakui Kang Emil, mayoritas ekspor Jabar masih didominasi produk manufaktur, sedangkan produk UKM terbilang masih kecil. "Padahal, kita tahu fondasi ekonomi Jawa Barat mayoritas UMKM," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar, Moh Arifin Soedjayana mengatakan, akibat terpukul pandemi, ekspor Jabar pada 2020 lalu menurun hingga 11% dibandingkan 2019.

"Ekspor Jawa Barat ke Amerika Latin paling tinggi, 2020 lalu nilainya mencapai 265 juta US Dolar, saat ini sudah mencapai 338 juta US Dolar. Posisi ekspor ini cukup meningkat dan alhamdulillah," ungkapnya.

Pihaknya juga terus melakukan pelatihan ekspor yang rutin digelar dengan mengundang 30 pengusaha lokal di setiap program.

"Upaya ini melahirkan eksportir baru. Bisnis matching juga terus kita lakukan dengan kedutaan besar dan atase perdagangan yang memiliki potensi ekspor,” katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Mbappe Cetak Gol di...
Mbappe Cetak Gol di Laga ke-100, Prancis Ungguli Irak pada Babak Pertama
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Berita Terkini
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Infografis
Catat Rutenya, Bus Wisata...
Catat Rutenya, Bus Wisata Transjakarta Gratis Kembali Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved