Jambi Gempar, Warga Satu RT Tertipu Beli dan Makan Daging Babi Saat Idul Fitri

Rabu, 16 Juni 2021 - 06:16 WIB
loading...
Jambi Gempar, Warga...
Puluhan warga satu RT di Kota Jambi, tertipu membeli dan makan daging babi saat merayakan Idul Fitri. Foto/iNews TV/Adrianus Susandra
A A A
JAMBI - Perayaan Idul Fitri 1442 H pada 13 Mei 2021 yang lalu, menjadi cerita buruk bagi warga satu RT di Kota Jambi. Pasalnya, mereka yang memesan daging sapi untuk dimasak rendang sebagai menu saat lebaran, justru tertipu membeli dan memakan daging babi .

Baca juga: Ngaji Gus Baha: Sikap KH Raden Asnawi Saat Ditipu Makan Daging Babi

Terbongkarnya kasus penipuan daging babi tersebut, setelah salah satu warga melakukan uji laboratorium ke Dinas Peternakan Kota Jambi, dan hasilnya memang 100% daging babi hutan atau celeng .



Ada sebanyak 30 orang warga Perumahan Bogenvile Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, yang tertipu memesan daging sapi kepada salah seorang tetangga mereka yakni berinisial E. Daging yang dipesan ternyata daging celeng , seberat 63 kg.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Sita Buku Catatan Teroris KKB, Ada Aliran Dana Pemkab Puncak Rp600 Juta

Harga daging tersebut cukup murah, yakni Rp100 ribu/kg. Sementara bila dibandingkan harga daging sapi saat menjelang lebaran lalu, mencapai Rp160 ribu/kg. Tergiur harga yang murah, warga satu RT tersebut akhirnya memesan daging tersebut.

Namun, setelah daging dimasak, warga mulai curiga dengan bentuk daging yang katanya daging sapi tersebut. Namun sebagian warga terlanjur mengolahnya menjadi rendang dan sop, lalu disantap bersama keluarga di Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Baca juga: Gowa Gempar, Hanya Karena Ayam Jago Sepupu Bersimbah Darah Ditebas Parang

Salah satu warga yang menjadi korban penipuan daging babi , Gustina mengaku, saat itu pelaku penjual daging babi sempat mendatangi rumah-rumah warga, menawarkan daging dengan harga murah. "Setelah dimasak, kami mulai curiga karena daging cepat matang dan warna daging juga tidak seperti daging sapi pada umumnya," tuturnya.

Ketua YLKI Provinsi Jambi, Ibnu Kholdun menjelaskan, perkara ini sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian Polresta Jambi, dan tengah proses penyelidikan. "Sebagai perpanjangan tangan konsumen, kami YLKI Jambi siap mengawal kasus ini hingga tuntas, karena dikhawatirkan ini merupakan sindikat penjualan daging babi berkedok daging sapi atau kerbau. Dan yang dirugikan tentu umat Islam," tegasnya.

Baca juga: Terlanjur Dihajar hingga Babak Belur Saat Ditangkap, Warga Pekanbaru Ini Ternyata Bukan Teroris

Terkait kasus daging babi yang dikira daging sapi tersebut, Kabid Peternakan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Said Abubakar menyebut, dari hasil invertigasi, penjual daging berisinisial E mebeli daging babi dari orang bernisia W, dan daging tersebut murni daging babi . "Sampel daging kami kirim ke laboratorium di Bukittinggi, Sumatera Barat," terangnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Tangis Syukur Raudah,...
Tangis Syukur Raudah, Mimpi 30 Tahun Punya Rumah Genteng Akhirnya Terwujud
Rumah Warga Disulap...
Rumah Warga Disulap Jadi Layak Huni, TMMD Kodim Sarko Hidupkan Harapan di Pedalaman Jambi
Siasati Cuaca Esktrem,...
Siasati Cuaca Esktrem, Satgas TMMD Kodim Sarko Perbaiki Jalan Desa hingga Malam
Kasus Hanania Travel,...
Kasus Hanania Travel, Aaliyah Massaid Akui Sedih Melihat Jemaah Umrah Gagal Berangkat
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Awkarin hingga Sara Gibson
Rekomendasi
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Tips Makan Daging Kambing...
Tips Makan Daging Kambing Tanpa Kuatir Masalah Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved