Tangis Pecah di Medan, Bocah 10 Tahun Digigit Anjing hingga Hilang Ingatan Lalu Tewas
Selasa, 15 Juni 2021 - 17:07 WIB
loading...
MR, bocah umur 10 tahun di Perumnas Simalingkar Kota Medan, Sumatera Utara, tewas digigit anjing. Foto/iNews TV/Ahmad Ridwan Nasution
A
A
A
MEDAN - Tangis warga dan keluarga pecah di rumah duka bocah berinisial MR (10). Bocah periang itu terbujur kaku tak bernyawa, usai digigit anjing milik tetangganya di Jalan Sagu Raya Perumnas Simalingkar, Kota Medan, Sumatera Utara.
Baca juga: Pacitan Geger, 11 Anjing Dibantai dan Dibakar Massal, Pelaku Diburu Polisi
Korban digigit anjing milik tetangganya pada Kamis (10/6/2021) lalu, saat itu pelajar kelas empat sekolah dasar ini melintas di depan rumah tetangganya berinisial R, yang hanya berjarak 10 rumah dari kediaman korban.
Diduga pagar rumah tidak tertutup rapat, hewan buas tersebut keluar dari dalam rumah dan menerkam serta menggigit paha korban yang sebelumnya sempat kabur. Usai kejadian, MR dibawa keluarganya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Ibu Guru Seksi Edarkan Sabu, Diringkus Polisi Saat Masih Kenakan Daster Hendak Pesta Terlarang
Beberapa hari kemudian, timbul gejela aneh dari tubuh korban. Kaki yang digigit anjing kampung tersebut mengalami kelumpuhan. Korban juga hilang ingatan, dan terus buang air besar selama mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (13/6/2021). Usai dipulangkan dari rumah sakit, jenazah korban sempat disemayamkan di rumah keluarganya, dan akan dimakamkan di TPU di dekat rumahnya.
Baca juga: Terlanjur Dihajar hingga Babak Belur Saat Ditangkap, Warga Pekanbaru Ini Ternyata Bukan Teroris
Kuasa hukum keluarga korban, Oki Ardiansyah mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Deli Tua. "Pihak keluarga bersama tokoh masyatakat, sudah berusaha melakukan mediasi dengan menjumpai pemilik anjing . Saat ini anjing yang menggigit korban, sudah diamankan di kantor polisi," tuturnya.
Baca juga: Pacitan Geger, 11 Anjing Dibantai dan Dibakar Massal, Pelaku Diburu Polisi
Korban digigit anjing milik tetangganya pada Kamis (10/6/2021) lalu, saat itu pelajar kelas empat sekolah dasar ini melintas di depan rumah tetangganya berinisial R, yang hanya berjarak 10 rumah dari kediaman korban.
Diduga pagar rumah tidak tertutup rapat, hewan buas tersebut keluar dari dalam rumah dan menerkam serta menggigit paha korban yang sebelumnya sempat kabur. Usai kejadian, MR dibawa keluarganya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan.
Baca juga: Ibu Guru Seksi Edarkan Sabu, Diringkus Polisi Saat Masih Kenakan Daster Hendak Pesta Terlarang
Beberapa hari kemudian, timbul gejela aneh dari tubuh korban. Kaki yang digigit anjing kampung tersebut mengalami kelumpuhan. Korban juga hilang ingatan, dan terus buang air besar selama mendapat perawatan medis di rumah sakit.
Korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (13/6/2021). Usai dipulangkan dari rumah sakit, jenazah korban sempat disemayamkan di rumah keluarganya, dan akan dimakamkan di TPU di dekat rumahnya.
Baca juga: Terlanjur Dihajar hingga Babak Belur Saat Ditangkap, Warga Pekanbaru Ini Ternyata Bukan Teroris
Kuasa hukum keluarga korban, Oki Ardiansyah mengatakan, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Deli Tua. "Pihak keluarga bersama tokoh masyatakat, sudah berusaha melakukan mediasi dengan menjumpai pemilik anjing . Saat ini anjing yang menggigit korban, sudah diamankan di kantor polisi," tuturnya.
(eyt)
Lihat Juga :