Covid-19 Mengkhawatirkan, DPRD Dorong Pemprov DKI Terapkan Mikro Lockdown
Selasa, 15 Juni 2021 - 13:20 WIB
loading...
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI segera mengambil tindakan cepat mengingat lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah menetapkan mikro lockdown pada RT dan RW zona merah.
"Ini harus cepat agar kasus penularan bisa segera ditekan. Karena memang kasus aktif di Jakarta sudah memasuki angka yang mengkhawatirkan," ungkap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).
Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, total pasien COVID-19 yang ada di ibu kota saat ini, Senin (14/6/2021), sudah mencapai 17.444 orang. Dari jumlah pasien tersebut, sebanyak 7.410 pasien dirawat di rumah sakit dan 10.034 pasien menjalani isolasi mandiri.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, rata-rata pasien tersebut berasal dari 265 kelurahan di DKI Jakarta. Terbanyak dari Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat dengan total 285 kasus.
"Kemudian di Kelurahan Cengkareng Timur 194 kasus, Pademangan Timur 187 kasus, Lubang Buaya 180 kasus, Kebon Jeruk 162 kasus, dan dari kelurahan-kelurahan lainnya," ujar Pras. Baca: Begini Cara Anies Selamatkan Jakarta Agar Tak Masuk Fase Genting
"Ini harus cepat agar kasus penularan bisa segera ditekan. Karena memang kasus aktif di Jakarta sudah memasuki angka yang mengkhawatirkan," ungkap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).
Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, total pasien COVID-19 yang ada di ibu kota saat ini, Senin (14/6/2021), sudah mencapai 17.444 orang. Dari jumlah pasien tersebut, sebanyak 7.410 pasien dirawat di rumah sakit dan 10.034 pasien menjalani isolasi mandiri.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, rata-rata pasien tersebut berasal dari 265 kelurahan di DKI Jakarta. Terbanyak dari Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat dengan total 285 kasus.
"Kemudian di Kelurahan Cengkareng Timur 194 kasus, Pademangan Timur 187 kasus, Lubang Buaya 180 kasus, Kebon Jeruk 162 kasus, dan dari kelurahan-kelurahan lainnya," ujar Pras. Baca: Begini Cara Anies Selamatkan Jakarta Agar Tak Masuk Fase Genting
Lihat Juga :