Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kasus COVID-19 Meningkat, Pemkot Salatiga Stop Kunjungan dari Luar Daerah

loading...
Kasus COVID-19 Meningkat, Pemkot Salatiga Stop Kunjungan dari Luar Daerah
Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti saat memimpin apel bersama ASN Setda di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (14/06/2021). Foto/ist
SALATIGA - Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga untuk sementara waktu menghentikan kegiatan studi banding ke daerah lain dan tidak menerima kunjungan kerja dari luar daerah. Kebijakan ini, diterapkan lantaran kasus COVID-19 di Salatiga melonjak dan Wali Kota Salatiga Yuliyanto juga terpapar.

Sekda Kota Salatiga Wuri Pujiastuti mengatakan, kebijakan tersebut diberlakukan mulai 14 Juni 2021 hingga batas waktu yang belum ditentukan.

"Kasus mengalami peningkatan dan Wali Kota Salatiga Yuliyanto juga terkena COVID-19. Guna mengantisipasi penulan COVID-19, mulai hari, saya tidak akan menerima kunjungan dari luar daerah dan kita tidak akan mengirimkan study banding ke luar," kata Wuri saat memimpin apel bersama ASN Setda, di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (14/06/2021).

Dia menyatakan, meskipun Wali Kota Salatiga positif COVID-19, namun pelayanan di Pemkot Salatiga terus berjalan seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Jadi Guru Dadakan, Mahasiswi Cantik Terima Rp1,2 Juta/Bulan

Wuri mengajak kepada seluruh ASN agar terus dan tetap melayani masyarakat seperti biasa. Jangan sampai karena Wali Kota Yuliyanto terpapar COVID-19 usai menjalani pemeriksaan Sabtu (12/6/2021) kemarin, justru pelayanan masyarakat menjadi terganggu.



“Tetep melayani masyarakat dengan baik dengan prokes yang ketat. Terus menjaga protokol kesehatan, ingat 5 M-nya. ASN harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Tracking dan SWAB secara serentak akan kita lakukan dengan siapa saja yang sudah kontak erat dengan beliaunya (Wali Kota),” tandasnya
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top