Kehabisan Makanan, Marinir Amerika Dipaksa Makan Tanaman Liar dan Ular

Minggu, 13 Juni 2021 - 19:25 WIB
loading...
Kehabisan Makanan, Marinir...
Marinir TNI AL, dan Marinir Amerika Serikat, berada di Hutan Gunung Tumpang Pitu Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/6/2021). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
BANYUWANGI - Kehabisan makanan saat bertempur di pedalaman hutan Banyuwangi. Pasukan Marinir Amerika Serikat, dipaksa makan tanaman liar dan ular. Kejadian tersebut merupakan salah satu materi Jungle Patrol, dalam latihan bersama Reconex 21-II, Minggu (13/6/2021).

Baca juga: Pasukan Elit TNI Angkatan Laut dan Marinir Amerika Taklukkan Ganasnya Ombak Laut Banyuwangi

Paopslat Reconex 21-II, Lettu Mar. Eko S.S. Putra mengatakan, latihan ini untuk meningkatkan kemampuan prajurit Marinir kedua negara, agar mampu melaksanakan tugas operasi perang di hutan.



"Melalui latihan ini, diharapkan akan terbentuk kemampuan prajurit yang profesional, handal dan mampu mengatasi tuntutan tugas di segala bentuk medan, maupun cuaca secara cepat dan senyap," tegasnya.

Baca juga: Menyerbu Hutan, Prajurit Kopassus Lakukan Serangan Mematikan Terhadap KKB

Usaha untuk meningkatkan kemampuan tersebut, prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissance Unit, yang terlibat dalam latihan bersama Reconex 21-II menggelar latihan Jungle Patrol di Hutan Gunung Tumpang Pitu Lampon, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Pada latihan bersama Jungle Patrol ini, prajurit Marinir kedua negara dihadapkan pada materi menembak lorong, visual tracking dan cara bertahan hidup di hutan (jungle survival).

Kehabisan Makanan, Marinir Amerika Dipaksa Makan Tanaman Liar dan Ular


"Marinir kedua negara dibagi menjadi beberapa tim untuk saling bergantian melaksanakan materi latihan. Mereka sangat berhati-hati melangkah dalam mencari jejak musuh yang berlari ke dalam bukit dan semak hutan. Begitu terlihat, mereka langsung melumpuhkan musuh ," katanya.

Baca juga: Dihadang 4 Begal, Pelajar di Simalungun Berani Melawan dan Berduel

Komandan Satgaslat, Letkol Mar. Supriyono menambahkan, Jungle Patrol ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengasah naluri tempur Marinir kedua negara, yang dihadapkan dengan medan hutan lebat dan berbukit. Selain itu juga untuk meningkatkan profesionalisme komandan tim dalam memanuverkan prajuritnya.

Kehabisan Makanan, Marinir Amerika Dipaksa Makan Tanaman Liar dan Ular


Pada materi survival, lanjutnya, prajurit Intai Amfibi Korps Marinir menjelaskan tentang cara bertahan hidup di hutan dengan memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu), dan yang tidak bisa dimakan, serta memperkenalkan sekaligus mempraktikkan cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular.

Baca juga: Asyik Karaoke, Puluhan Wanita Seksi dan 1 ASN Digiring ke Polrestabes Medan

Prajurit Marinir Amerika, cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan prajurit handal dari Korps Marinir TNI AL tersebut. Meski mulanya terlihat agak geli, ada beberapa prajurit Marinir Amerika, terus melakukan tekadnya untuk mencoba mencicipi sejumlah botani dan hewani yang telah dicontohkan terlebih dulu oleh prajurit Korps Marinir TNI AL, bahkan beberapa di antara mereka ada yang mencoba menangkap ular.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Siswa SMP di Gresik...
Siswa SMP di Gresik Diduga Tertembak Peluru Nyasar Latihan TNI AL, Operasinya Sempat Tertunda
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan Santunan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur Akibat Longsor Cisarua
Kadispenal: 23 Prajurit...
Kadispenal: 23 Prajurit Marinir Sedang Latihan Pamtas RI-PNG saat Longsor Cisarua
Korps Marinir Dikerahkan...
Korps Marinir Dikerahkan Evakuasi Warga Terjebak di Atap Rumah Akibat Banjir Sumatera
Wujudkan Ketahanan Pangan,...
Wujudkan Ketahanan Pangan, Yonif 7 Marinir Panen Raya Melon Intanon
Cerita Ray Rangkuti...
Cerita Ray Rangkuti Negosiasi dengan Marinir sebelum Menduduki Gedung DPR pada Mei 1998
Rusia dan Sekutunya...
Rusia dan Sekutunya Latihan Nuklir Gabungan, Klaim Tak Ditujukan terhadap Negara Lain
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Rekomendasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved