KPK 'Berkantor' Tiga Hari di Gedung Pemda, Psikologis ASN KBB Tertekan

Jum'at, 11 Juni 2021 - 16:52 WIB
loading...
KPK Berkantor Tiga Hari...
KPK 'Berkantor' Tiga Hari di Gedung Pemda, Psikologis ASN KBB Tertekan
A A A
BANDUNG BARAT - Aktivitas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) yang 'berkantor' melakukan pemeriksaan di gedung Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) menimbulkan suasana kerja para ASN menjadi tegang.

Bahkan di gedung utama tempat berlangsungnya pemeriksaan yang biasanya penuh dengan lalu lalang ASN, kini tampak sepi. Hanya petugas Satpol PP dan keamanan gedung internal yang melakukan penjagaan dan melarang orang yang tidak berkepentingan masuk ke lantai dua tempat pemeriksaan.

KPK diketahui mengajukan surat resmi pengajuan peminjaman tempat untuk memeriksa pejabat ASN di lingkungan Pemda KBB dan pihak swasta (pengusaha) terkait lanjutan kasus dana darurat bansos COVID-19. Pemeriksaan dikakukan sejak Rabu (9/6/2021) sampai Jumat (11/6/2021).

Namun banyak kalangan yang mengeluhkan peminjaman tempat pemeriksaan yang dilakukan di pemda. Hal itu berdampak secara psikologis dan suasana kerja yang menjadi menegangkan. "Kenapa pemeriksaan di sini? Mestinya di tempat netral atau di gedung KPK. Secara psikologis berdampaklah ke ASN," terang pejabat dinas yang minta namanya tidak disebutkan, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Kembali Digugat Cerai Aa Gym, Teh Ninih Beri Respons Mengejutkan

Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan mengakui jika Pemda KBB menerima surat dari KPK untuk meminjam sebuah ruangan untuk memeriksa dan meminta keterangan puluhan ASN. "Kita menerima surat izin dari KPK untuk minjam ruang pemeriksaan sampai tanggal 11 Juni," ucapnya.

Ketua Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Gemak), KBB, Yana Suryana menilai, langkah penyidik KPK yang meminjam tempat di Pemda KBB untuk melakukan pemeriksaan adalah tindakan yang aneh dan langka. Bahkan ini bisa jadi adalah yang pertama kali sejak KPK berdiri melakukan pemeriksaan di kantor pemda.

"Mestinya melakukan pemeriksaan juga di tempat netral. Seperti sebelumnya saat memeriksa di kantor BPK perwakilan Jabar. Apakah ini ada sangkut pautnya dengan pegawai KPK yang menjadi ASN sehingga kinerjanya bisa seperti BPK yang bisa memeriksa di kantor pemerintahan?" tanyanya.

Dia pun mendesak agar KPK sebaiknya segera menyampaikan pernyataan resmi dengan menyudahi drama kasus pemeriksaan pejabat di KBB. Jika semakin lama dan berlarut-larut justru akan menimbulkan pertanyaan di masyarakat, apalagi jumlah yang diperiksa kali ini ada 36 pejabat ASN dan dari pihak pengusaha.

"Masyarakat jadi bertanya-tanya, ini pemeriksaan kasus yang mana? Pastinya akan berdampak ke kinerja pemerintahan dan program ke masyarakat. Sementara pembangunan di harus dijalankan sesuai yang sudah tercantum dalam RPJMD. Kalau pemdanya terus diobok-obok gimana ASN bekerja dengan tenang," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Gubernur Sultra Gandeng...
Gubernur Sultra Gandeng KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih
Eks Waka PN Depok Ajukan...
Eks Waka PN Depok Ajukan Praperadilan, Keberatan atas Penyitaan KPK
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Rekomendasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Berita Terkini
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved