Pelaku Usaha Kepariwisataan Maros Diedukasi Digital Branding dan Pemasaran
Jum'at, 11 Juni 2021 - 08:06 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Kemenparekraf Gelontorkan Rp60 Miliar untuk Pulihkan Sektor Pariwisata
Dirinya melanjutkan, sebelum masyarakat mengunjungi tempat wisata, mereka akan berusaha mencari informasi terkait tempat yang akan mereka kunjungi. Disinilah peran penyajian informasi standar berbasis digital.
"Informasi yang kita berikan tidak boleh over claim. Tapi harus merinci, mulai dari transportasi yang bisa digunakan, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan ketika berkunjung, alokasi waktu, serta kisaran ongkos yang harus dikeluarkan," jelas Yusriadi.
Peserta yang ikut bergabung dilaporkan sebanyak 40 orang yang berasal dari kelompok sadar wisata dan penggiat fotografi.
Baca Juga: Ekonomi Digital RI Akan Tembus Rp4.531 Triliun di 2030
Dirinya melanjutkan, sebelum masyarakat mengunjungi tempat wisata, mereka akan berusaha mencari informasi terkait tempat yang akan mereka kunjungi. Disinilah peran penyajian informasi standar berbasis digital.
"Informasi yang kita berikan tidak boleh over claim. Tapi harus merinci, mulai dari transportasi yang bisa digunakan, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan ketika berkunjung, alokasi waktu, serta kisaran ongkos yang harus dikeluarkan," jelas Yusriadi.
Peserta yang ikut bergabung dilaporkan sebanyak 40 orang yang berasal dari kelompok sadar wisata dan penggiat fotografi.
Baca Juga: Ekonomi Digital RI Akan Tembus Rp4.531 Triliun di 2030
(agn)
Lihat Juga :