100 Hari Kerja, MYL-Syahban Luncurkan 10 Program
Rabu, 09 Juni 2021 - 23:35 WIB
loading...
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Laloga memberikan pidato 100 hari kerja, Rabu (9/6). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A
A
A
PANGKEP - Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) mengklaim telah meluncurkan 10 program selama 100 hari kerja pemerintahannya bersama Wakil Bupati, Syahban Sammana. Program itu ada yang telah berjalan dan ada pula yang masih tahap persiapan.
MYL mencontohkan program Pangkep Kuat yang menyasar internal pemerintahan. Program tersebut berupa upaya konsolidasi internal yang meliputi kepegawaian, aset, keuangan dan kelembagaan. Tujuannya, untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Baca juga:Bangun Kerluarga Berkualitas, Pemkab Pangkep Luncurkan Program 3M
“Untuk membangun birokrasi, kita harus mulai bersih dan harus nampak pelayanan terhadap publik. Penyelenggaran administrasi harus tertib,” tegas MYL , saat menyampaikan pidato 100 hari pemerintahannya di ruang pola kantor bupati, Rabu (9/6).
Selain konsolidasi internal, MYL -Syahban juga melakukan peletakan dasar pembangunan dengan misi Pangkep Hebat. Upaya tersebut dengan memperkuat pelayanan publik, pembangunan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pembangunan lingkungan hidup, pembangunan sosial dan kesejahteraan, serta pembangunan pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.
Pemkab Pangkep juga telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah (Simpada) bekerja sama dengan Bank Sulselbar . Sedangkan untuk mendukung program Pusat Data Masyarakat (Pusdamas), DPMD juga menindaklanjuti penyampaian kepada kepala desa untuk menyiapkan rumah data desa.
Baca juga:18 Peserta STQH Asal Pangkep Diharap Tampil Tanpa Beban
Di bidang kesehatan, MYL mengimplementasikannya dalam program Pangkep Sijagai. Bupati juga meluncurkan program Cegah Anak Pendek dengan Makan Sayur Kelor (Cap Masker). Lalu di bidang pendidikan, MYL mewujudkan misinya melalui program Pangkep Cerdas. Program ini diimplementasikan dengan pemberian secara gratis baju seragam sekolah kepada semua siswa SD dan SMP, gerakan satu sekolah satu musala, E-Disdik Hebat, gerakan tuntas paket, serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa semester pertama hingga akhir asal daerah ini.
Sedangkan di bidang infrastruktur, Pangkep Maju dan Berprestasi menjadi ikon program tersebut. Program yang dibiayai APBN sebesar Rp8,3 miliar ini diwujudkan melalui bentuk bantuan stimulan perumahan swadaya dan pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah.
Baca juga:Bank Sulselbar Pilih Pangkep Jadi Lokasi Peluncuran Aplikasi SIMPADA
Ketua DPRD Pangkep , Haris Gani, berpendapat MYL -Syahban telah bekerja dengan cepat dalam mewujudkan program kerjanya dalam 100 hari pemerintahannya. Diakuinya, sulit memuaskan keinginan seluruh pihak dalam rentang 100 hari pertama pemerintahan.
"Kita memang tidak bisa memuaskan sepenuhnya masyarakat dalam waktu 100 hari. Tetapi upaya perbaikan di bidang pelayanan dan infrastruktur sudah kita lakukan dengan ketersediaan SDM dan anggaran. Kita mendukung penuh dan juga akan bekerja dengan cepat untuk mendukung program-program bupati," tuturnya.
MYL mencontohkan program Pangkep Kuat yang menyasar internal pemerintahan. Program tersebut berupa upaya konsolidasi internal yang meliputi kepegawaian, aset, keuangan dan kelembagaan. Tujuannya, untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
Baca juga:Bangun Kerluarga Berkualitas, Pemkab Pangkep Luncurkan Program 3M
“Untuk membangun birokrasi, kita harus mulai bersih dan harus nampak pelayanan terhadap publik. Penyelenggaran administrasi harus tertib,” tegas MYL , saat menyampaikan pidato 100 hari pemerintahannya di ruang pola kantor bupati, Rabu (9/6).
Selain konsolidasi internal, MYL -Syahban juga melakukan peletakan dasar pembangunan dengan misi Pangkep Hebat. Upaya tersebut dengan memperkuat pelayanan publik, pembangunan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pembangunan lingkungan hidup, pembangunan sosial dan kesejahteraan, serta pembangunan pendidikan, kesehatan, dan kebudayaan.
Pemkab Pangkep juga telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah (Simpada) bekerja sama dengan Bank Sulselbar . Sedangkan untuk mendukung program Pusat Data Masyarakat (Pusdamas), DPMD juga menindaklanjuti penyampaian kepada kepala desa untuk menyiapkan rumah data desa.
Baca juga:18 Peserta STQH Asal Pangkep Diharap Tampil Tanpa Beban
Di bidang kesehatan, MYL mengimplementasikannya dalam program Pangkep Sijagai. Bupati juga meluncurkan program Cegah Anak Pendek dengan Makan Sayur Kelor (Cap Masker). Lalu di bidang pendidikan, MYL mewujudkan misinya melalui program Pangkep Cerdas. Program ini diimplementasikan dengan pemberian secara gratis baju seragam sekolah kepada semua siswa SD dan SMP, gerakan satu sekolah satu musala, E-Disdik Hebat, gerakan tuntas paket, serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa semester pertama hingga akhir asal daerah ini.
Sedangkan di bidang infrastruktur, Pangkep Maju dan Berprestasi menjadi ikon program tersebut. Program yang dibiayai APBN sebesar Rp8,3 miliar ini diwujudkan melalui bentuk bantuan stimulan perumahan swadaya dan pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah.
Baca juga:Bank Sulselbar Pilih Pangkep Jadi Lokasi Peluncuran Aplikasi SIMPADA
Ketua DPRD Pangkep , Haris Gani, berpendapat MYL -Syahban telah bekerja dengan cepat dalam mewujudkan program kerjanya dalam 100 hari pemerintahannya. Diakuinya, sulit memuaskan keinginan seluruh pihak dalam rentang 100 hari pertama pemerintahan.
"Kita memang tidak bisa memuaskan sepenuhnya masyarakat dalam waktu 100 hari. Tetapi upaya perbaikan di bidang pelayanan dan infrastruktur sudah kita lakukan dengan ketersediaan SDM dan anggaran. Kita mendukung penuh dan juga akan bekerja dengan cepat untuk mendukung program-program bupati," tuturnya.
(luq)
Lihat Juga :