BTS Meal Picu Kerumunan, Jubir Vaksinasi dan Influncer Kesehatan Ngeri-Ngeri Sedap Jadi Klaster Covid-19
Rabu, 09 Juni 2021 - 21:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: McDonald's Bikin Kerumunan, Wagub DKI: Harusnya Diantisipasi dan Punya Perkiraan
Hal serupa juga diungkapkan oleh Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr Muhamad Fajri Adda’i. Ia melihat bahwa para pengemudi ojol tampak berkumpul dan mengantre untuk memesan makanan dengan sangat rapat. Protokol kesehatan pun menjadi terabaikan sehingga sangat berisiko terinfeksi Covid-19.
“Saya lihat driver online tersebut berkumpul dan rapat banget. Itu harus hati-hati betul dan saya lihat banyak juga yang maskernya dicopot-copot sambil ngobrol dan lain-lain. Itu berisiko tinggi,” ujar dr Fajri saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Ia mengimbau kepada masyarakat maupun para pengendara ojol yang sedang bertugas untuk disiplin dan paham betul akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.
“Ini tidak hanya di MCD saja, namun bisa terjadi di manapun. Jadi pada kegiatan apapun yang dempet-dempetan apalagi ruangannya tertutup dan tidak menggunakan masker, itu berisiko tinggi juga,” pungkasnya.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Influencer Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr Muhamad Fajri Adda’i. Ia melihat bahwa para pengemudi ojol tampak berkumpul dan mengantre untuk memesan makanan dengan sangat rapat. Protokol kesehatan pun menjadi terabaikan sehingga sangat berisiko terinfeksi Covid-19.
“Saya lihat driver online tersebut berkumpul dan rapat banget. Itu harus hati-hati betul dan saya lihat banyak juga yang maskernya dicopot-copot sambil ngobrol dan lain-lain. Itu berisiko tinggi,” ujar dr Fajri saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Ia mengimbau kepada masyarakat maupun para pengendara ojol yang sedang bertugas untuk disiplin dan paham betul akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan.
“Ini tidak hanya di MCD saja, namun bisa terjadi di manapun. Jadi pada kegiatan apapun yang dempet-dempetan apalagi ruangannya tertutup dan tidak menggunakan masker, itu berisiko tinggi juga,” pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :