Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Seleksi Timnas U-16 di GBT, Surabaya Kembali Jadi Kawah Pembibitan Pemain

loading...
Seleksi Timnas U-16 di GBT, Surabaya Kembali Jadi Kawah Pembibitan Pemain
Seleksi pemain Timnas U-16 dilakukan di Gelora Bung Tomo. Banyak bibit pemain muda dari Jatim yang akan menghiasi wajah Timnas U-16.SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Seleksi Tim Nasional (Timnas) U-16 berlangsung ketat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (6/6/2021). Berbagai pemain muda unjuk gigi dan kepiawaian mengolah si kulit bundar.

Pelatih Timnas U-16 Bima Sakti menuturkan, tidak dapat dipungkiri bahwa pemain-pemain Timnas U-16, U-19, dan bahkan U-23 Senior, banyak bermaterikan pemain-pemain dari Jawa Timur, terutama Surabaya. Baca juga: Indonesia Tampil Galak Saat Bentrok Thailand, Vietnam Diminta Waspda

“Memang tidak dapat dipungkiri bahwasanya pemain-pemain timnas U-16, U-19, dan U-23 Senior banyak bermaterikan pemain-pemain dari Surabaya,” kata Bima.

Ia melanjutkan, pihaknya juga memberikan apresiasi ketika Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkeinginan membentuk Diklat Sepak Bola Surabaya. Ia berharap hal ini dapat diikuti oleh daerah-daerah lainnya di Indonesia , sehingga ke depan siapa pun pelatih timnas tidak akan kesulitan untuk menemukan bibit-bibit pesepakbola yang akan diseleksi masuk ke Timnas U-16.



“Semoga ini tidak hanya di Surabaya saja, kami berharap di daerah-daerah lain juga sama dengan diadakannya diklat,” ujarnya. Baca juga: Elkan Baggott Guncang Inggris gara-gara Orang Indonesia Gila Bola

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, dari berbagai obrolan diperoleh hasil sebuah program yaitu akan membuat Diklat Sepak Bola bagi anak-anak Surabaya. Bahkan, ia juga ingin mengembalikan marwah Surabaya sebagai Kota Sepak Bola. Sebab, dia yakin bahwa banyak anak-anak Surabaya yang hebat dalam mengolah si kulit bundar itu.

“Jadi, Surabaya ini adalah Kota Sepak Bola sebenarnya, banyak aset-aset seperti anak-anak Surabaya yang hebat-hebat. Saya juga ingin mengembalikan Surabaya sebagai Kota Sepak Bola. Insyallah nanti akan ada seperti Diklat Sepak Bola Surabaya, sehingga anak-anak ini nanti yang akan bisa mensupport ke klub atau pun ke Timnas,” kata Eri saat meninjau seleksi Timnas.

Ia juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan terus memfasilitasi arek-arek Suroboyo yang memiliki talenta dan kemampuan dalam bidang sepak bola. Makanya, dengan adanya diklat ini nantinya akan menjadi bibit-bibit yang dapat mengisi Timnas U-16 maupun Timnas Senior ke depannya. “Saya ingin seluruh arek-arek Suroboyo nanti bisa support untuk Timnas, pemerintah akan memfasilitasi,” ujarnya.

Rencananya Diklat Surabaya ini akan dilangsungkan mulai bulan Juli 2021. Dengan adanya diklat ini ia ingin menyiapkan arek-arek Suroboyo untuk Piala Soeratin maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), sehingga bisa menegaskan kembali Kota Surabaya sebagai Kota Sepakbola.

“Saya berharap diklat ini akan berjalan bulan Juli, jadi kalau ada persiapan Piala Soeratin atau Porprov kita bisa seperti dulu lagi,” ungkapnya.



Selain menggelar Diklat Sepak Bola Surabaya, ia mengaku sudah bekerjasama dengan Kota Liverpool untuk mengirim anak-anak berbakat berlatih ke sana. Setelah beberapa pekan lalu bertemu dengan seluruh Komjen yang berada di Surabaya, ke depan ia pun ingin mengirim arek-arek Suroboyo berlatih di Belanda, terutama Ajax.

“Kemarin saya bertemu dengan Komjen di Surabaya, dari seluruh dunia. Saya sampaikan bahwa Surabaya pernah mengirimkan anak-anak untuk berlatih di Liverpool, sehingga nanti bisa juga dilakukan di Belanda,” jelasnya.

Dengan mengirimkan anak-anak untuk berlatih di luar negeri, ia berharap hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka agar dapat bersaing di level nasional maupun internasional. “Dengan berlatih di sana, tentu ini akan meningkatkan rasa percaya dirinya dan kemampuan dari arek-arek Suroboyo,” imbuhnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top