Rembang Gempar, Penjual Bubur Keliling Mendadak Tewas di Jalan
Minggu, 06 Juni 2021 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Ikha menambahkan karena masih situasi pandemi COVID-19, warga memilih tidak mendekati korban dulu. Pihaknya kemudian menghubungi aparat Polsek Pamotan, sedangkan bidan desa mengontak petugas Puskesmas Pamotan.
Tim Identifikasi Polres Rembang juga datang ke TKP. Korban sempat diswab anti gen, ternyata hasilnya tidak terpapar COVID-19. “Warga kan masih was-was juga ya, soalnya kondisi masih seperti ini. Tapi setelah jenazah korban diswab tadi, hasilnya non reaktif, “ terangnya.
Baca juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya
Sementara itu, Kapolsek Pamotan, Iptu AL Sutikna menuturkan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab meninggalnya Suwiji, diduga karena penyakit jantung.
Hal itu dikuatkan dari keterangan kakak kandung korban, menyampaikan bahwa yang bersangkutan mempunyai riwayat sakit jantung. “Jenazah korban kami serahkan kepada keluarga, untuk dimakamkan,” tandasnya.
Tim Identifikasi Polres Rembang juga datang ke TKP. Korban sempat diswab anti gen, ternyata hasilnya tidak terpapar COVID-19. “Warga kan masih was-was juga ya, soalnya kondisi masih seperti ini. Tapi setelah jenazah korban diswab tadi, hasilnya non reaktif, “ terangnya.
Baca juga: Cemburu Suami Lebih Sayang Anak, Ibu Muda Cantik Ini Tega Bunuh Anak Tirinya
Sementara itu, Kapolsek Pamotan, Iptu AL Sutikna menuturkan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Penyebab meninggalnya Suwiji, diduga karena penyakit jantung.
Hal itu dikuatkan dari keterangan kakak kandung korban, menyampaikan bahwa yang bersangkutan mempunyai riwayat sakit jantung. “Jenazah korban kami serahkan kepada keluarga, untuk dimakamkan,” tandasnya.
(nic)
Lihat Juga :