Ibu Ita Sumringah Hadiri Sosialisasi BIP, Akui Kebanjiran Pesanan Usai Diendorse Sandiaga

Sabtu, 05 Juni 2021 - 17:10 WIB
loading...
Ibu Ita Sumringah Hadiri...
Ibu Ita sumringah hadiri sosialisasi BIP, akui kebanjiran pesanan Usai diendorse Menparekraf Sandiaga Uno. SINDOnews
A A A
MAGELANG - Wajah Ita Syarifah memerah, terlihat tidak kuasa menahan senyum ketika namanya dipanggil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno untuk berbagi cerita.

Di atas panggung sosialisasi Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) yang digelar di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (4/6/2021) siang, pemilik Sarita Ampyang itu bercerita.Usaha ampyang yang dirintis ibu rumah tangga itu kian cerah setelah diendorse Sandiaga Uno sejak beberapa bulan belakangan.

Jumlah pesanan panganan tradisional berbahan kacang tanah dan gula merah itu diakuinya meningkat drastis, khususnya pada Bulan Ramadan lalu."Matur nuhun (terima kasih) pak, setelah bertemu bapak kemarin ampyang ini melejit (penjualannya)," ungkapnya sumringah.

Pernyataan Ibu Ita disambut Sandiaga Uno dengan mengucap syukur hamdalllah. "Alhamdulillah," ujar Sandiaga Uno disambut tepuk tangan meriah.Puasa kemarin saya sampai nggak bisa istirahat," balas Ibu Ita gembira hingga tidak bisa berkata-kata.

"Jadi Sarita Ampyang ini sekarang berapa penjualannya?,” tanya Sandiaga Uno. Baca juga: Sandiaga Uno Bagikan 4 Strategi Bangkitkan Kegiatan MICE pada INAMICE 2021

Pertanyaan Sandiaga Uno pun dijawab cepat Ibu Ita yang mengaku sukses menjual ampyang miliknya hingga sebanyak satu ton. “Puasa kemarin saya habis satu ton, Pak,” ujarnya.

Mendengar jawaban Ibu Ita, Sandiaga Uno terlihat mematung. Dirinya menyebut besarnya jumlah pesanan ampyang yang diperoleh Ibu Ita adalah suatu berkah, sekaligus bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

"Itu adalah berkah, nggak bisa istirahat karena kebanyakan order. Dan ini adalah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan," ujar Menparekraf .

Ini yang betul-betul diharapkan. "Bantuan Insentif Pemerintah bisa kita dorong. Kenapa tahun ini kita tingkatkan tiga kali lipat jumlahnya? tiga kali lipat ini karena kita melihat contoh yang betul-betul konkret dan riil kehadiran kebijakan pemerintah," ujarnya bersemangat.

Pemulihan sektor parekraf pun ditegaskannya harus dapat dilakukan di luar kebiasaan. Adaptasi, inovasi dan kolaborasi katanya harus dihadirkan untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku parekraf untuk bangkit dari keterpurukan imbas pandemi COVID-19.

"Oleh karena itu, di tengah pandemi dan sulitnya ekonomi kita tidak bisa business as ussual, tidak bisa cara-cara lama dalam menggerakkan ekonomi kita, dalam cara kita bertahan, dalam cara kita mengambil peluang, ini harus kita lakukan terobosan-terobosan," ungkap Sandiaga Uno.

"BIP menurut saya adalah terobosan yang menurut saya bisa membawa kita keluar dari pandemi. Kita harapkan BIP akan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang betul-betul membutuhkan, khususnya bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif," jelasnya. Baca juga: Menteri Parekraf Sandiaga Uno Disambut Dua Pengusaha Muda Kalimantan di Bali

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia resmi membuka pendaftaran bantuan insentif pemerintah (BIP) bagi pelaku usaha parekraf, terhitung sejak 4 Juni 2021 hingga 4 Juli 2021 mendatang.

Bantuan permodalan yang terbagi dalam dua kategori, yakni reguler dan jaring pengaman usaha (JPU) itu akan disalurkan kepada tujuh sektor ekonomi kreatif, antara lain aplikasi digital, pengembangan permainan, fesyen, kriya, kuliner, film, dan sektor pariwisata.

Terkait persyaratan dan ketentuan, masyarakat dapat mengakses laman www.bip.kemenparekraf.co.id.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Sandination Academy...
Sandination Academy dan YIS Dampingi 50 Brand dalam Offline Mentoring Rocket Incubation 2026
Cara Sandiaga Uno Bikin...
Cara Sandiaga Uno Bikin Ibu Rumah Tangga Berdaya dan Buka Lapangan Kerja
Kemandirian Siti dan...
Kemandirian Siti dan Laily usai Ikuti Pelatihan UMKM Sandiaga Uno
50 Perempuan Tegal Dapat...
50 Perempuan Tegal Dapat Bantuan Modal Usaha dari Sandiaga Uno
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
SPMB Jateng 2026 Dibuka,...
SPMB Jateng 2026 Dibuka, Cek Tata Cara Pemilihan Sekolah Tujuan
Rekomendasi
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Berita Terkini
UMKM Binaan Astra Tembus...
UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Anggota DPRD Jakarta...
Anggota DPRD Jakarta Sebut Flyover Latumenten Bisa Kurangi Macet 40%
Sisir TKP Kasus Penganiayaan,...
Sisir TKP Kasus Penganiayaan, Polda Jabar Ungkap Taufik Hidayat Pukul YTR dengan Helm dan Besi
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun Tanggul 1,48 Kilometer di Kali Grogol Kemanggisan
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved