Sedih, Warga Muratara Berlebaran di Tengah Banjir dan Pandemi COVID-19

Minggu, 24 Mei 2020 - 19:56 WIB
loading...
Sedih, Warga Muratara...
Warga di Muratara harus rela merayakan lebaran di tengah banjir dan pandemi COVID-19. FOTO/iNews TV/Era Neizma
A A A
MURATARA - Suasana lebaran di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun ini tampak berbeda. Masyarakat di sana harus rela merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah dua bencana sekaligus, yakni bencana COVID-19 dan banjir.

Banjir akibat luapan Sungai Rawas menggenangi permukiman warga di Kelurahan Bingin Teluk dan beberapa desa di Kecamatan Rawas Ilir, Minggu (24/5/2020). Banjir yang terjadi hampir sepekan ini adalah yang ketiga kalinya dalam tahun 2020, di mana sebelumnya banjir terjadi pada awal Februari dan akhir April.

"Lah hampir seminggu banjir ini, padahal sudah puluhan tahun baru tahun ini terjadi lagi banjir saat lebaran," kata Andi, warga Rawas Ilir. (Baca juga: Banjir Disertai Lumpur Rendam Ratusan Rumah di Kabupaten Malaka NTT)

Meski ratusan rumah yang dilanda banjir, namun hanya beberapa rumah saja yang masih terendam banjir. Pasalnya, rumah penduduk yang berada di bantaran Sungai Rawas di Kecamatan Rawas Ilir mayoritas jenis rumah panggung.

Warga yang memiliki rumah panggung masih bertahan di rumahnya, namun warga yang rumahnya sudah terendam terpaksa mengungsi. "Sudah dilanda wabah virus corona, ini ditambah bencana banjir pula," ujar warga lainnya, Arham.

Dia berharap ada bantuan bahan pokok dari Pemkab Muratara untuk meringankan beban masyarakat yang dilanda bencana banjir. "Walaupun bagi kami banjir seperti ini sudah biasa, tapi perekonomian terganggu juga," ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara Syarmidi mengatakan, ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Pihaknya mencatat, daerah langganan banjir di Kecamatan Rawas Ilir seperti Kelurahan Bingin Teluk, Desa Mandi Angin, Beringin Makmur I, Tanjung Raja, Belani, Batu Kucing, Pauh, dan Desa Pauh I. "Kelurahan dan desa-desa itu langganan banjir karena berada di pinggir Sungai Rawas," katanya.

Syarmidi mengatakan, pihaknya meminta pemerintah desa/kelurahan untuk terus mengimbau warganya agar tetap siaga dan jangan lengah terhadap bahaya banjir. "Kalau di daerah kita ini banjirnya musiman, akibat sungai meluap, kami terus mengimbau masyarakat agar tetap siaga," ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
Banjir Terjang Sejumlah...
Banjir Terjang Sejumlah Daerah di Indonesia, Ribuan Warga Terdampak
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Kali Bekasi Siaga 2,...
Kali Bekasi Siaga 2, BPBD Kota Bekasi Nyalakan Sirine Peringatan Banjir
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Rekomendasi
Syahran Buka Suara soal...
Syahran Buka Suara soal Hubungannya dengan Jule: Saya Siap dengan Konsekuensinya
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Kenapa Hari Asyura Dijuluki...
Kenapa Hari Asyura Dijuluki Lebaran Anak Yatim? Begini Sejarahnya di Indonesia
Berita Terkini
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Hotel Sultan Tercatat...
Hotel Sultan Tercatat sebagai Barang Milik Negara, Pengelolaan Aset Ikuti PMK
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved