598 Calon Jamaah Haji Kabupaten Gowa Batal ke Tanah Suci
Jum'at, 04 Juni 2021 - 16:37 WIB
loading...
Calon jamaah haji menunggu pemberangkatan tahun 2017 lalu. Tahun ini, pemerintah memutuskan tak memberangkatkan calon jamaah haji ke tanah suci Mekah. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
GOWA - Sebanyak 598 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Gowa kembali batal berangkat ke tanah suci Mekah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.
Pembatalan itu dipastikan usai pemerintah mengeluarkan keputusan tidak ada pemberangkatan haji asal Indonesia, pada Kamis 3 Juni kemarin.
Baca juga:Haji 2021 Batal, Begini Cara Tarik Setoran Pelunasan Bipih Reguler
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Gowa, Tajuddin mengatakan, ratusan calon haji asal Gowa ini telah siap untuk diberangkatkan tahun ini. Semua persiapan sudah selesai,mulai dari pengurusan paspor dan biaya pemberangkatan sudah lunas.
Namun karena keputusan dari pemerintah yang membatalkan pemberangkatan haji tahun ini, maka secara otomatis calon haji asal Gowa pun batal berangkat.
"Intinya tinggal berangkat. Seandainya ada pemberangkatan maka calhaj khusus di Gowa ini tidak ada masalah," ungkapnya, Jumat (4/6/2021).
Baca juga:Dubes Arab Saudi Luruskan Info Soal Haji, Dasco: Jangan Terlalu Baper
Menurut Tajuddin, keputusan pemerintah terkait membatalkan pemberangkatan haji tahun ini adalah keputusan terbaik. Upaya ini dilakukan pemerintah dalam rangka menyelamatkan jamaah haji dari virus Corona.
Untuk itu pihaknya meminta kepada para calon haji yang batal berangkat bisa mengambil hikmah dari keputusan pemerintah tersebut."Pasti ada hikmah di balik keputusan ini. Karena itu tadi, pemerintah ingin menyelamatkan jamaah haji kita dari wabah virus Corona," tuturnya.
Pihaknya pun akan segera menginformasikan terkait pembatalan pemberangkatan haji tahun ini.
Baca juga:Fadli Zon Ungkap Cara Khusus Dekati Saudi: Jangan Arogan dan Bersahabat
Dia juga memastikan jika Kemenag Kabupaten Gowa menjamin jika uang calon haji yang batal berangkat tahun ini aman.
"Uang CJH yang batal berangkat tahun ini insyaallah aman," tandasnya.
Pembatalan itu dipastikan usai pemerintah mengeluarkan keputusan tidak ada pemberangkatan haji asal Indonesia, pada Kamis 3 Juni kemarin.
Baca juga:Haji 2021 Batal, Begini Cara Tarik Setoran Pelunasan Bipih Reguler
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kabupaten Gowa, Tajuddin mengatakan, ratusan calon haji asal Gowa ini telah siap untuk diberangkatkan tahun ini. Semua persiapan sudah selesai,mulai dari pengurusan paspor dan biaya pemberangkatan sudah lunas.
Namun karena keputusan dari pemerintah yang membatalkan pemberangkatan haji tahun ini, maka secara otomatis calon haji asal Gowa pun batal berangkat.
"Intinya tinggal berangkat. Seandainya ada pemberangkatan maka calhaj khusus di Gowa ini tidak ada masalah," ungkapnya, Jumat (4/6/2021).
Baca juga:Dubes Arab Saudi Luruskan Info Soal Haji, Dasco: Jangan Terlalu Baper
Menurut Tajuddin, keputusan pemerintah terkait membatalkan pemberangkatan haji tahun ini adalah keputusan terbaik. Upaya ini dilakukan pemerintah dalam rangka menyelamatkan jamaah haji dari virus Corona.
Untuk itu pihaknya meminta kepada para calon haji yang batal berangkat bisa mengambil hikmah dari keputusan pemerintah tersebut."Pasti ada hikmah di balik keputusan ini. Karena itu tadi, pemerintah ingin menyelamatkan jamaah haji kita dari wabah virus Corona," tuturnya.
Pihaknya pun akan segera menginformasikan terkait pembatalan pemberangkatan haji tahun ini.
Baca juga:Fadli Zon Ungkap Cara Khusus Dekati Saudi: Jangan Arogan dan Bersahabat
Dia juga memastikan jika Kemenag Kabupaten Gowa menjamin jika uang calon haji yang batal berangkat tahun ini aman.
"Uang CJH yang batal berangkat tahun ini insyaallah aman," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :