PT Transjakarta Tegaskan Tidak Pernah Gunakan Ban Vulkanisir
Jum'at, 04 Juni 2021 - 02:22 WIB
loading...
A
A
A
Saat melakukan pelayanan sekitar pukul 07.30 WIB, ketika bus melintas di lampu merah Harmoni dari Juanda, bus mengalami pecah ban bagian kanan depan.
“Ini murni pecah ban. Semua ban kita original, hanya saja pada armada tersebut ban produksi 2016, sehingga saat pecah terlihat, seperti vulkanisir lepas. Harus dipahami, jika ban mengalami pecah, bukan berarti vulkanisir. Sebab pada ban original sekalipun bisaterjadi,” katanya.
Jhony juga memastikan kondisi ban bus tersebut masih dalam keadaan baik (TWI 5,7 mm). Bahkan, bus terakhir kali dilakukan uji KIR pada 9 Februari 2021 dan lulus untuk melayani seluruh masyarakat.
“Adapun saat ban pecah, pihak kepolisian mengarahkan armada untuk tetap melaju hingga halte Harmoni, sehingga kondisi ban mengalami sobek di sekelilingnya. Transjakarta masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti,” tutupnya.
“Ini murni pecah ban. Semua ban kita original, hanya saja pada armada tersebut ban produksi 2016, sehingga saat pecah terlihat, seperti vulkanisir lepas. Harus dipahami, jika ban mengalami pecah, bukan berarti vulkanisir. Sebab pada ban original sekalipun bisaterjadi,” katanya.
Jhony juga memastikan kondisi ban bus tersebut masih dalam keadaan baik (TWI 5,7 mm). Bahkan, bus terakhir kali dilakukan uji KIR pada 9 Februari 2021 dan lulus untuk melayani seluruh masyarakat.
“Adapun saat ban pecah, pihak kepolisian mengarahkan armada untuk tetap melaju hingga halte Harmoni, sehingga kondisi ban mengalami sobek di sekelilingnya. Transjakarta masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti,” tutupnya.
(thm)
Lihat Juga :