Tangis Pecah di Baubau, Ibu Cantik Karyawan Bank BUMN Meninggal Usai Suntik Vaksin COVID-19
Jum'at, 04 Juni 2021 - 00:39 WIB
loading...
Lima hari pasca mengikuti program vaksinasi masal tahap dua, seorang karyawati bank di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), meninggal dunia. Foto/iNews TV/Andhy Eba
A
A
A
BAUBAU - Tangis kepedihan tak terbendung ketika jenazah Waode Primawati Sazali (35) tiba di rumah duka. Ibu muda cantik karyawan bank BUMN di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut, meninggal dunia setelah lima hari menjalani vaksinasi COVID-19 .
Baca juga: Kapasitas Produksi Lebihi 5 Miliar Dosis, Sinopharm Mampu Penuhi 1 Miliar Dosis Vaksin Dunia
Usai vaksinasi COVID-19 lima hari lalu, ibu satu anak tersebut mulai merasakan tubuhnya lemas, dan mengalami gejala sesak nafas. Hingga kondisi kesehatannya semakin memburuk, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Buton.
Harlita, ibu kandung almarhumah seolah tak percaya putri semata wayangnya, yang baru memiliki satu anak balita itu, telah pergi untuk selamanya. "Anak saya mulai mengeluhkan tubuhnya lemas usai divaksin beberapa hari lalu, ditambah lagi mengalami gejala sesak nafas dan tubuh seperti di tusuk jarum," ungkapnya.
Baca juga: Banyumas Gempar, Pemuda Tewas Berkeping-keping Usai Dihantam KA Serayu
Meninggalnya Waode, menambah daftar peserta vaksinasi COVID-19 yang meninggal dunia usai mendapatkan suntikan vaksin di Kota Baubau. Sebelumnya, seorang guru di Kota Baubau, La Hinu meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin COVID-19 .
Baca juga: Tabrak Truk Boks di Tol Trans Sumatera, Wakapolres Lampung Utara Luka Berat
Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Kota Baubau, menyebutkan jika guru tersebut meninggal bukan karena vaksinasi COVID-19 , melainkan karena penyakit bawaan. Sebelumnya, seorang guru juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena menderita lemas dan sesak nafas beberapa menit usai di vaksin COVID-19 .
Baca juga: Kapasitas Produksi Lebihi 5 Miliar Dosis, Sinopharm Mampu Penuhi 1 Miliar Dosis Vaksin Dunia
Usai vaksinasi COVID-19 lima hari lalu, ibu satu anak tersebut mulai merasakan tubuhnya lemas, dan mengalami gejala sesak nafas. Hingga kondisi kesehatannya semakin memburuk, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Buton.
Harlita, ibu kandung almarhumah seolah tak percaya putri semata wayangnya, yang baru memiliki satu anak balita itu, telah pergi untuk selamanya. "Anak saya mulai mengeluhkan tubuhnya lemas usai divaksin beberapa hari lalu, ditambah lagi mengalami gejala sesak nafas dan tubuh seperti di tusuk jarum," ungkapnya.
Baca juga: Banyumas Gempar, Pemuda Tewas Berkeping-keping Usai Dihantam KA Serayu
Meninggalnya Waode, menambah daftar peserta vaksinasi COVID-19 yang meninggal dunia usai mendapatkan suntikan vaksin di Kota Baubau. Sebelumnya, seorang guru di Kota Baubau, La Hinu meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin COVID-19 .
Baca juga: Tabrak Truk Boks di Tol Trans Sumatera, Wakapolres Lampung Utara Luka Berat
Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Kota Baubau, menyebutkan jika guru tersebut meninggal bukan karena vaksinasi COVID-19 , melainkan karena penyakit bawaan. Sebelumnya, seorang guru juga terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena menderita lemas dan sesak nafas beberapa menit usai di vaksin COVID-19 .
(eyt)
Lihat Juga :