Tak Mudik, Lebaran Asyik Makan di Jalan Bareng Tetangga
Minggu, 24 Mei 2020 - 17:20 WIB
loading...
A
A
A
"Makan bersama ini untuk merayakan Lebaran Idul Fitri, tapi kita tetap mematuhi anjuran pemerintah agar tak membuat kerumunan, kita menjaga jarak. Tidak ada salaman," kata Ketua RT 1/11 Kelurahan Pudakpayung, Hatta Bhineka, Minggu (24/5/2020).
"Semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas normal seperti biasanya," katanya sembari gendong bayi.
Berlebaran bersama tetangga ini juga sebagai pengobat rindu keluarga besar di kampung halaman karena tak bisa mudik. Selama masa pandemi COVID-19, warga berdiam diri di rumah sesuai anjuran pemerintah. "Saya tidak bisa mudik ke Kuningan, Jawa Barat pada Lebaran kali ini. Tapi kita tetap bisa melakukan silaturahmi dengan keluarga besar dengan cara virtual," kata seorang warga, Enih Nuraheni.
"Ketika tidak pulang, maka kami di gang sini bersepakat untuk bersilaturahmi Lebaran namun tetap menjaga jarak. Tadi kita bawa makanan lalu ditaruh di tikar, warga bebas mau ambil apa saja. Saling merasakan makanan tetangga biar lebih guyub," katanya.
Pada kegiatan ini warga selalu diingatkan untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Menghindari kerumunan dan menjaga jarak dinilai sebagai cara yang efektif untuk menghindari penularan virus.
"Semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan kita bisa kembali beraktivitas normal seperti biasanya," katanya sembari gendong bayi.
Berlebaran bersama tetangga ini juga sebagai pengobat rindu keluarga besar di kampung halaman karena tak bisa mudik. Selama masa pandemi COVID-19, warga berdiam diri di rumah sesuai anjuran pemerintah. "Saya tidak bisa mudik ke Kuningan, Jawa Barat pada Lebaran kali ini. Tapi kita tetap bisa melakukan silaturahmi dengan keluarga besar dengan cara virtual," kata seorang warga, Enih Nuraheni.
"Ketika tidak pulang, maka kami di gang sini bersepakat untuk bersilaturahmi Lebaran namun tetap menjaga jarak. Tadi kita bawa makanan lalu ditaruh di tikar, warga bebas mau ambil apa saja. Saling merasakan makanan tetangga biar lebih guyub," katanya.
Pada kegiatan ini warga selalu diingatkan untuk mematuhi anjuran pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Menghindari kerumunan dan menjaga jarak dinilai sebagai cara yang efektif untuk menghindari penularan virus.
(abd)
Lihat Juga :