Penggigit Jempol Sampai Putus dalam Cek cok Emak emak Blitar Ditetapkan Tersangka
Kamis, 03 Juni 2021 - 17:57 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Cek cok yang diwarnai aksi penganiayaan antara ibu ibu warga Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar berakhir dengan ditetapkannya satu orang tersangka. RN (35) warga Desa Sambigede yang menggigit jari SP (59) hingga putus, resmi ditetapkan tersangka.
"Satu orang ditetapkan tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudho Setyantoro kepada wartawan Kamis (3/6/2021). RN merupakan anak RB (55). Saat pengeroyokan, RB sempat memegangi pinggang korban. Namun dalam pemeriksaan ia terbukti tidak ikut menganiaya.
Insiden terjadi di rumah Kharisma, warga setempat. Menurut Ardyan, penganiayaan berawal dari aksi saling ejek. Saat itu ketiganya sedang bekerja memilah cabai yang baru dipanen. Sambil bekerja korban berseloroh. Intinya mengingatkan pelaku yang tiba tiba ikut kerja.
Baca juga: Satgas Pangan Polda Jatim Turun Cek Harga Kedelai, Ada Apa?
Korban diminta lebih dulu memberi tahu pemilik lahan. Karena dianggap belum sepengetahuan, korban khawatir pelaku tidak dibayar. "Pelaku tersinggung dan marah," kata Ardyan. Situasi panas. Dari semula saling ejek yang memerahkan telinga, menjadi adu fisik.
"Satu orang ditetapkan tersangka," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudho Setyantoro kepada wartawan Kamis (3/6/2021). RN merupakan anak RB (55). Saat pengeroyokan, RB sempat memegangi pinggang korban. Namun dalam pemeriksaan ia terbukti tidak ikut menganiaya.
Insiden terjadi di rumah Kharisma, warga setempat. Menurut Ardyan, penganiayaan berawal dari aksi saling ejek. Saat itu ketiganya sedang bekerja memilah cabai yang baru dipanen. Sambil bekerja korban berseloroh. Intinya mengingatkan pelaku yang tiba tiba ikut kerja.
Baca juga: Satgas Pangan Polda Jatim Turun Cek Harga Kedelai, Ada Apa?
Korban diminta lebih dulu memberi tahu pemilik lahan. Karena dianggap belum sepengetahuan, korban khawatir pelaku tidak dibayar. "Pelaku tersinggung dan marah," kata Ardyan. Situasi panas. Dari semula saling ejek yang memerahkan telinga, menjadi adu fisik.
Lihat Juga :