2 Wanita dan 3 Pria Digerebek di Rumah Kos, Diduga Kelelahan Usai Pesta Seks dan Miras
Kamis, 03 Juni 2021 - 15:07 WIB
loading...
A
A
A
Para wanita dan pria yang terjaring dalam penggerebekan tersebut, masih berusia 19-22 tahun. Salah satu pria diketahui sudah memiliki istri. "Kami menggerebek mereka, setelah ada laporan dari warga yang resah," tegas Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka, Adeodatus Buang da Cunha.
Lima orang ini langsung diamankan ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka. Usai dilakukan pendataan dan pembinaan terhadap kelima orang tersebut, petugas membawa kelimanya pulang ke rumahnya masing-masing.
Setelah ditelusuri, teryata kelimanya sudah saling mengenal. Mereka mendatangi rumah kos yang ditempati Lucky, karena punya hubungan pertemanan. Setelah itu, pada Rabu (2/6/2021) malam sekitar pukul 23.00 WITA, mereka bersama-sama menenggak miras .
Baca juga: Mengenaskan! Jadi Korban Begal, Warga Cipongkor KBB Luka Parah di Wajah
Adeodatus menyebutkan, saat digerebek, pintu rumah kos tersebut tertutup rapat. Setelah digedor berkali-kali, kurang lebih setengah jam kemudian seseorang membukakan pintu. "Mereka tidur nyenyak, ada laki-laki yang tidak pakai baju , ada satu perempuan yang pakai celana pendek saja," tutur dia.
Setelah diperiksa, ternyata lima orang ini tidak membawa kartu identitas. Dia mengaku, menerima banyak laporan dari masyarakat terkait bisnis prostitusi gelap yang melibatkan anak-anak remaja.
Lima orang ini langsung diamankan ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sikka. Usai dilakukan pendataan dan pembinaan terhadap kelima orang tersebut, petugas membawa kelimanya pulang ke rumahnya masing-masing.
Setelah ditelusuri, teryata kelimanya sudah saling mengenal. Mereka mendatangi rumah kos yang ditempati Lucky, karena punya hubungan pertemanan. Setelah itu, pada Rabu (2/6/2021) malam sekitar pukul 23.00 WITA, mereka bersama-sama menenggak miras .
Baca juga: Mengenaskan! Jadi Korban Begal, Warga Cipongkor KBB Luka Parah di Wajah
Adeodatus menyebutkan, saat digerebek, pintu rumah kos tersebut tertutup rapat. Setelah digedor berkali-kali, kurang lebih setengah jam kemudian seseorang membukakan pintu. "Mereka tidur nyenyak, ada laki-laki yang tidak pakai baju , ada satu perempuan yang pakai celana pendek saja," tutur dia.
Setelah diperiksa, ternyata lima orang ini tidak membawa kartu identitas. Dia mengaku, menerima banyak laporan dari masyarakat terkait bisnis prostitusi gelap yang melibatkan anak-anak remaja.
Lihat Juga :