Motif Pasutri Nekat Gelar Pesta Seks Tukar Pasangan Ternyata karena Fantasi dan Uang
Jum'at, 10 Januari 2025 - 19:57 WIB
loading...
Motif pasutri berinisial IG (39) dan KS (39) menggelar pesta seks dengan cara tukar pasangan di Bali hingga Jakarta karena fantasi seksual dan uang. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Motif pasangan suami istri (pasutri) berinisial IG (39) dan KS (39) menggelar pesta seks dengan cara tukar pasangan di Bali hingga Jakarta karena fantasi seksual dan uang.
“Yang bersangkutan motif yang pertama adalah motif hasrat seksual. Jadi dari salah satu pasangannya, yang selalu berfantasi tidak bisa untuk melakukan hubungan seksual layaknya seorang dewasa apabila tidak ada orang lain,” kata Dirsiber Polda Metro Jaya Kombes Pol Roberto Pasaribu kepada wartawan Jumat (10/1/2025).
Baca juga: Pesta Seks Tukar Pasangan yang Digelar Pasutri di Jakarta dan Bali Berlangsung 10 Kali
Roberto menuturkan, untuk motif berikutnya yakni ekonomi. Dia menuturkan, pelaku mendapatkan keuntungan dari adsense website.
“Jadi dia hanya menggunakan, tidak menjual per konten. Setiap orang yang melakukan streaming itu mendapatkan dari google advertising, itu masih dalam perhitungan kita saat ini, karena itungannya dari bid,” ujar Roberto.
Mengenai jumlah uang yang diperoleh oleh kedua pelaku masih sedang dihitung. Hal itu karena ada dua versi dari setiap klik yang dimasukkan oleh setiap member itu juga mendapatkan uang.
“Yang bersangkutan motif yang pertama adalah motif hasrat seksual. Jadi dari salah satu pasangannya, yang selalu berfantasi tidak bisa untuk melakukan hubungan seksual layaknya seorang dewasa apabila tidak ada orang lain,” kata Dirsiber Polda Metro Jaya Kombes Pol Roberto Pasaribu kepada wartawan Jumat (10/1/2025).
Baca juga: Pesta Seks Tukar Pasangan yang Digelar Pasutri di Jakarta dan Bali Berlangsung 10 Kali
Roberto menuturkan, untuk motif berikutnya yakni ekonomi. Dia menuturkan, pelaku mendapatkan keuntungan dari adsense website.
“Jadi dia hanya menggunakan, tidak menjual per konten. Setiap orang yang melakukan streaming itu mendapatkan dari google advertising, itu masih dalam perhitungan kita saat ini, karena itungannya dari bid,” ujar Roberto.
Mengenai jumlah uang yang diperoleh oleh kedua pelaku masih sedang dihitung. Hal itu karena ada dua versi dari setiap klik yang dimasukkan oleh setiap member itu juga mendapatkan uang.
Lihat Juga :